Bobong Banjir lagi, PUPR Pultab Salahkan Galian C

Editor: Admin author photo
Foto banjir di Bobong (foto:ist)
Taliabu- Di guyur hujan selama mulai Selasa hingga Rabu sore (24/06) Ibukota Kabupaten Pulau Taliabu langsung di landa banjir bandang. Informasi yang di himpun sumber banjir berasal dari luapan sungai bobong dan luapan air pada drainase yang turun dari gunung merah.

Kabid SDA, PU-PR Pultab, Amin Ata Sahafi mengatakan bahwa banjir ini bukan karena tidak adanya drainase melainkan material yang terbawa dari gunung.

"Persoalan yang paling kongkrit saat ini bukan tidak tersediannya drainase, tapi material pasir yang turun dari gunung merah, sehingga drainasenya ful dan airnya menyebar," Ungkap Ata. Kamis (26/06/20).

Ata menilai bahwa hal ini masalahnya ada pada Galian C yang ada di atas pemukiman warga, sehingga pihaknya akan berkoordinasi nantinya dengan pihak pemilik lahan agar tidak mengijinkan adanya penambangan lagi.

"Penyebab material yang terbawa ini sebenarnya menurut kami di PU-PR adalah dari galian C, sehingga pasir yang ada di areal itu terbawa oleh air dari gunung merah menuju drainase dan menyumbat bahkan memenuhinya. Sehingga airnya meluap," beber Ata.

Dari pantauan media, Sedikitnya ada beberapa titik banjir yang terdapat di kota bobong di antaranya, pemukiman warga yang berada di kompleks PLN Ranting Bobong, Masjid Dusun Salenga, Mangga Dua, Pasar Malam, Kompleks Dinas Kesehatan dan di tempat hiburan malam jalan menuju desa Talo.

Selain itu ada oerkantoran dan lembaga penididikan misalnya Dinas Transmigrasi, Unit Layanan Pengadaan (ULP), Kantor DPRD, KPU, SMA Negeri 1 Talbar, SMK Negeri 1 Talbar, dan Mts Negeri.

Selain itu guyuran hujan deras ini pun membuat jalan raya dari kota bobong menuju desa Talo terputus, disebabkan jembatan dari arah gunung ke arah laut ambruk. (red-tim)
Share:
Komentar

Berita Terkini