Bupati Halbar Dikabarkan Menghilang, Kadiskominfo: Itu Hoaks

Editor: Admin author photo
Chuzaemah Djauhar (Kadiskominfo Halbar)
JAILOLO--Kepala Dinas Komunikasi, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Halmahera Barat (Habar), Chuzaemah Djauhar, membantah Bupati Danny Missy menghilang.

Menurut Chuzaemah, opini yang berkembang terkait Info orang hilang yang ditujuhkan kepada Bupati Halbar yang beredar di media sosial (Medsos) beberapa waktu lalu. Itu, informasi tidak benar. Bahkan, sebelumnya Diskominfo Halbar telah menyampaikan rilis kepada media tentang keberangkatan Bupati Danny Missy ke Jakarta atas izin dari gubernur. Untuk mengurus kebutuhan penanganan Covid-19 di Halbar, misalnya Alat Pelindung Diri (APD) dan kebutuhan lainnya.

“Jadi ada informasi yang berkembang melalui media sosial bahwa pak Bupati hilang itu tidak benar (hoaks) dan tentunya hal tersebut merupakan fitnah kepada keluarga besar pak bupati,” tutur  Chuzaemah Djauhar kepada awak media, Jumat (12/06/2020).

Kadiskominfo menambahkan, meskipun Bupati Danny berada diluar daerah, tapi aktifitas melalui video conference (vidcon) dengan Gugus Tugas Covid 19 dan pimpinan SKPD tetap intens dilakukan.

"Pemerintah daerah tidak pernah anti kritik, karena kritik sifatnya membangun dan mengevaluasi kinerja Pemkab adalah hal yang positif demi keberlangsungan pembangunan di daerah, jika membuat dan menyebarkan informasi tidak benar (hoaks) kan sama saja menyebarkan fitnah. Maka itu bukan kritik, namun merupakan pembohongan public dengan alasan mengkritik, jadi harus dibedakan mana kritik dan mana menyebarkan informasi hoaks,” cecarnya.

Chuzaemah juga menghimbau kepada seluruh pengguna media sosial agar selalu menjaga dan bijak dalam bermedia sosial agar terhindar dari Undang-Undang ITE.

"Perlu di ketahui bahwa media sosial Facebook Grup Halmahera Barat itu saat ini terpantau langsung ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Patroli Cyber Crime Polri dan Kemenkominfo,” tuturnya.

Untuk itu, Kadiskominfo, menghimbau agar kita lebih bijak bermedsos, menggunakan internet secara cerdas kreatif dan inovatif dan anti hoaks. Sehingga kita dapat terhindar dari pelanggaran UU ITE,” pungkasnya. (tim)
Share:
Komentar

Berita Terkini