182 CPNS Asal Halteng Resmi Di Ambil Sumpah Dan Janji PNS

Editor: Admin author photo
Foto Pelantikan CPNS Menjadi PNS (foto:ist)

Weda- 182 Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) mengambil sumpah dan Janji PNS di lingkungan kabupaten Halmahera Tengah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Wakil Bupati Halteng, Abd. Rahim Odeyani, Sekertaris Daera Yanto M. Asri, Staf Ahli, Asisten, Pimpinan OPD dan beberapa ASN di lingkungan pemda Halteng, Rabu 17 /06/20

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Bahri Sudirman, dalam laporan menyampaikan bahwa, untuk memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagaimana yang tertuang dalam pasal 66 ayat ( I ) undang-undang no 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara ( ASN) dan peraturan mentri no 11 tahun 2017 pasal 39 ayat ( I ) yang berbunyi  setiap Calon Pegawai Negri Sipil ( CPNS) pada saat di angkat menjadi Pegawai Negri Sipil ( PNS) wajib mengucapkan sumpa atau janjinya.

Lanjutnya, Pegawai yang menerima surat keputusan sebagai pengangkatan Pegawai Negri Sipil ( PNS) serta yang di ambil sumpah atau Janji pada hari ini seluruhnya berjumlah 182 orang yang terdiri dari : tenaga guru sebanyak 85 orang, tenaga kesehatan sebanyak 69 orang dan tenaga teknis sebanyak 28 orang, namun yang hadir pada hari ini sebanyak 93 orang, sedang mereka yang belum sempat hadir pada hari ini, akan dilaksanakan Sumpah atau Janji pada kesempatan yang akan datang.

Sementara itu Bupati Halteng Edi Langkara, menyampaikan bahwa, bagi teman-teman yang barusan di ambil sumpah atau diikrarkan itu merupakan salah satu tanggung jawab besar di kemudian hari.

"Sebab sumpa yang di ucapkan selain disaksikan oleh kita yang hadir juga disaksikan oleh Allah SWT, karna sumpa atau janji teman-teman itu adalah perjanjian primordial," jelasnya.

"Dan bagi Saudara yang baru mengambil Sumpa atau Janji PNS, secara otomatis Saudara suda diikat dengan tugas dan tanggung jawab, dan larangan yang sesuai dengan PP nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negri Sipil (PNS)," tambahnya.

Edi mengatakan menjadi PNS hendaknya berpengaruh pulah dalam perubahan polah kerja dan pola pikir, haruslah bermental baik, bersih,jujur berdaya guna dan penuh tanggung jawab terhadap tugasnya.

"Selain itu juga perlu kiranya saya kemukakan bahwa kunci keberhasilan pelaksanaan tugas saat ini adalah netralisasi dan profesionalisme Pegawai  Negri Sipil (PNS) itu perlu harus di utamakan," ungkapnya.

Netralisasi Pegawai Negri Sipil ( PNS) tidak berpihak kepada golongan dan kepentingan tertentu.

"Keberpihakan Pegawai Negri Sipil (PNS) adalah kepada rakyat bangsa dan Negara. Pegawai Negri Sipil (PNS) harus mampu melayani Masyarakat dari semua golongan secara adil tanpa memandang kelompok, Suku maupun agama tertentu, Aparatur yang demikian itulah yang selalu siap, tanggap dan fleksibel dalam menghadapi tantangan dan zaman," tutupnya.(dir)
Share:
Komentar

Berita Terkini