Hore, Jaringan 4G 'Maso' Di Patani

Editor: Admin author photo
Foto Edi Langkara Saat Sambutan (foto:ist)
Weda- Bupati Kabupaten Halmahera Tengah Edi Langkara, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Tower Telkomunikasi Jaringan 4G di kecamatan Patani Barat yang bertempat di lokasi tanjung remdi Desa Bobane Jaya Kec, Patani Barat Kabupaten Halmahera Tengah.

Bupati Halteng Edi Langkara, menyampaikan Kebijakan atas Jaringan 4G ini bahwa pembangunan tower telekomunikasi menjadi proritas semua wilayah di Halteng

" Selain telekomunikasi yang menjadi urusan pemerintah daerah adalah pelayanan kesehatan, pendidikan, perumahan, air bersih, listrik dan sebagainya," sebut Edi.

Lanjut Edi mengatakan telekomunikasi menjadi  bagian penting dari masyarakat.

"Tower ini menjadi satu keinginan yang kuat atas kepentingan kita bersama, maka dengan anggaran yang cukup besar mau tidak mau itu harus kita alokasikan untuk pembangunan jaringan ini," terangnya.

Edi juga punya alasan tersendiri kenapa di pilih adalah wilayah Patani Barat. "Kenapa di Patani Barat ini harus kita bangun Tower yang tinggi 72 m, karena kalau tidak 72 m maka di Patani Barat itu tidak 4G, 72 m ini di maksudkan agar dia menangkap signal dari Ternate, Akelamo, Oba dan kilometer 8 antara weda dan payahe dan kemudian weda kota," cetus Edi.

Bahkan ia juga mengatakan bulan ini akan di bangun satu Tower yang tingginya 90 meter sehingga di seluruh kawasan Patani itu bisa 4G, sehingga di pastikan tahun depan seluruh Halteng Sudan di pastikan semuanya menggunakan teknologi 4G.

"Upaya kami membangun jalur komunikasi dengan Kementerian Kominfo ini untuk membuat masyarakat Halteng agar supaya bisa masyarakat Halteng bisa menikmati Jaringan ini," tutupnya.

Sementara itu Kadis Kominfosandi Halteng Rida Saleh menyampaikan bahwa, Infrastruktur telemonikasi merupakan struktur fisik yang menjadi dasar jaringan dan sebagai pendukung pendukung komonikasi jarak jauh.

"Telkomonikasi di butuhhkan manusia untuk menyampaikan dan menerima pesan jarak jauh, sedangkan dalam era globalisasi informasi mempunyai nilai ekonomi yang cukup signifikan, kemampuan untuk mendapatkan memanfaatkan dan mengelola informasi mutlak dimiliki suatu daerah untuk memicu pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Rida bilang untuk pembangunan tower ini sesuai kontrak Nomor: 555/39/2020 adalah sebesar Rp. 2.592.000.000 dengan waktu pelaksanaannya selama 90 hari kalender. Pelaksana dari pembangunan Tower ini adalah CV. Mata Rajawali.

"Dengan Pembangunan Tower di Patani Barat ini diharapkan dapat menjangkau akses komonikasi dan informasi melalui Jaringan 4G ini, khususnya masyarakat Patani Barat pada umumnya," tutupnya (red/cr1)
Share:
Komentar

Berita Terkini