Kelola BLT tidak Transparan, Kades Kuripasai di Demo

Editor: Admin author photo
Unjuk rasa yang dilakukan Pemuda Kuripasai di Kantor Desa (Foto/Amri)
JAILOLO-- Puluhan pemuda yang tergabung dalam Solidaritas Pemuda Kuripasai, Desa Kuripasai, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, menggelar aksi protes di depan kantor desa Kuripasai. Kamis, (11/6)

Aksi tersebut dilakukan, akibat karena warga merasa tidak puas terhadap kinerja Pemdes serta BPD yang dianggap tidak transparansi serta efektif menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Koordinator Aksi Solidaritas Pemuda Desa Kuripasai Christian Sopacua, mengatakan, tuntutan aksi ini dilakukan karena keresahan warga atas kerja pemdes atau Pejabat kepala desa Kuripasai, Jehozua S. Medila yang tidak efektif, yakni tidak ada keterbukaan terkait transparansi anggaran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) serta data penerimanya.

"Christian juga menambahkan penyaluran BLT-DD yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Kurpasai dianggap tidak becus dalam penyaluran yang terjadi pada 10 Juni 2020 Ujar Christian dengan nada kesal".

Akibat ketidak keterbukaan data-data calon penerima maupun data penerima BLT-DD yang berakibat fatal pada aspek keadilan dalam lingkup masyarakat kuripasi oleh sebabnya ia menyampaikan tuntutannya.

"Pertanggungjawaban BLT-DD yang tidak tepat sasaran, Transparansi anggaran dan data BLT-DD, Transparansi Anggaran Covid , Transparansi data bantuan-bantuan lainya , Meminta pertanggung jawaban pemerintah desa terhadap finalisasi data yang telah di plenokan oleh BPD lewat muskus (musyawarah khusus), serta meminta pertanggungjawaban pemdes terhadap penambahan data yang bersifat sepihak, perjelas status covid-19 desa Kuripasai, operasionalkan kantor desa, transparansi anggaran serta data pengelolahan DD selama menjabat sebagai kades kuripasai". Tegas Christian

Hal senada juga di sampaikan salah satu PIM JKP Desa Kuripasai, Rizal Lolorie mengatakan bahwa dari data penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dari Desa Kuripasai tidak merata bahkan nama-nama yang diajukan ke Kepala BPD kemudian untuk disampaikan ke kades pun tidak diindahkan, paparnya.

Aksi yang berlangsung di depan kantor desa dengan durasi kurang lebih dua jam ini kemudian dimediasi oleh bhabinkamtibmas kecamatan Jailolo untuk dilakukan hearing bersama pemdes Kuripasai dalam ruang rapat kantor desa setempat.

Dalam hearing tersebut, Kepala BPD C.l.lololuan menuturkan bahwa semua aspirasi yang telah ia terima dari berbagai elemen masyarakat kuripasai telah disampaikan kepada pemerintah desa, dan telah didiskusikan untuk selanjutnya bagaimana sistem penyaluran tersebut, singkatnya.

Terpisah Kepala Desa Kuripasai Jehozua S. Mesdila, menjelaskan, bahwa semua aspirasi dari masyarakat yang telah disampaikan kepada ketua BPD telah diterima.

Untuk itu, dirinya mengatakan agar masyarakat bersabar sembari menunggu dirinya koordinasi dengan ketua BPD agar sebelum dilakukan penyaluran BLT perlu adanya untuk dilakukan musyawarah sehingga ada kesepakatan secara bersama, tetapi karena warga tidak menahan diri sehingga dilakukanlah aksi tersebut. pungkasnya. (zu3/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini