Kesuksesan Danny Missy Di Dunia Pertanian

Editor: Admin author photo
Panen raya padi (foto:ist)
JAILOLO - Bupati Halmahera Barat Danny Missy bersama Kepala Dinas Pertanian Provinsi, M. Rizal Ismail serta Kelompok Tani Bersama melakukan panen padi sawah di Desa Tedeng Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat, Selasa (23/06).

Kepala Dinas Pertanian Halbar Totary Balatjai saat acara menyampaikan, untuk tahun 2020 sudah di bagi menjadi tiga sistim penanaman diantaranya.

"Pertama 100 hektar menuju panen 30 hektar,  Kedua 100 hektar saat dalam proses penggarapan, Ketiga 169 hektar juga dalam tahap penggarapan, sehingga total lahan padi sawa sebesar 169 hektar," sebut  Totari

"Untuk pengembangan padi sawa sendiri di kembangkan pada beberapa kecamatan seperti. Kecamatan Jailolo, Sahu, Sahu Timur, Ibu, Ibu Selatan dan saat ini dilakukan pengembangan di kecamatan tabaru dan loloda," lanjutnya

Ia juga mengatakan harusnya giat ini di hadiri langsung oleh menteri pertanian.

"Seharusnya kegiatan panen tahun ini, menteri pertanian yang hadir untuk untuk sama-sama melakukan panen sawa, namun karena kondisi pandemi sehingga bapak menteri belum bisa hadir," cetusnya.

Totari bilang, dari tiga tahap ini, ada tiga lokasi yang panen yakni di Kecamatan Jailolo yang terdiri dari enam desa dan padi sawa yang di panen adalah Jenis faritas M.400 D.

Sementara itu Kadis Pertanian Provinsi dalam sambutannya menyampaikan bahwa, jajaran Dinas Provinsi mengapresiasi kegiatan pertanian Halmahera Barat.

"Untuk mencapai sektor pangan di Maluku Utara, padi sawah dan padi ladang sangat baik dan alhamdulilah di Maluku Utara ada sekitar 13.500 hektar. Padi ladang menjadi produk unggulan," ungkap Rizal.

Lanjut Rizal mengatakan sentra padi ladang di Halmahera Barat menjadi sentra Maluku Utara.

"Sejak bulan Maret, neraca beras hanya tiga daerah yang punya beras yang saat ini masih surplus yakni Halmahera Barat, Halmahera Utara dan Halmahera Timur, olehnya itu kita harus galakan terus gerakan menanam, karena dilihat dari total keseluruh di Maluku Utara masih defisit beras,” papar Rizal.

Kata dia pertanian ini multi dimensi, akan dilakukan rapat koordinasi untuk memperkuat program Kabupaten dan Provinsi, agar tujuan Bupati Halmahera Barat untuk memperkuat pangan dari sektor pertanian di Halmahera Barat bisa tercapai.

"Saya berharap Pak Bupati juga bisa mendukung program pertanian, karena 2020 kami ada bantuan beni padi sawa 700 hektar. Jadi di Halmahera Barat  ini juga punya potensi telur dan di Maluku Utara hanya ada di Halmahera Barat ayam pe telur, olehnya itu kedepan kita bangun industri telur, beras dan kelapa, sehingga ada industri yang terintegrasi yang di bangun di Halmahera Barat,” kata Rizal.

Lanjut dia, Jadi Kepala daerah yang punya prestasi di Bidang Pangan adalah Bupati Halmahera Barat.

"Sehingga untuk kesekiannya, dinas pertanian halbar dapat melakukan pengusulan sebagai sektor organisasi pertanian," sambung rizal.

Bupati Danny Missy dalam sambutannya menyampaikan Halbar saat ini kita sangat bersukur walaupun dimasa pendemi covid-19 Halbar masih meluangkan waktu untuk melakukan panen raya.

"Pengembangan pertanian harus dibarengi dengan pembangunan industri, jadi kalau ada industri, maka petani bisa mendapatkan hasil yang maksimal, sehingga hasil pertanian bukan saja untuk dikonsumsi tapi bisa menghasilkan uang," cetunya Danny.

"Dilihat dari laporan dari Kadis Pertanian Halmahera Barat sekitar 369 hektar padi sawah di Halmahera Barat, kalau ada bantuan dari Provinsi 700 hektar, maka dari Tedeng sampai Gamtala sudah sampai 1.069 hektar, jadi kita fokus saja di daerah Tedeng sampai Gamtala, karena kalau dari Tedeng sampai Gamtala maka sudah bisa sampai 100 hektar, jadi pertanian Halmahera Barat harus fokus, tidak lagi kemana-mana,” Sambungnya Danny.

Bupati Danny juga menyampaikan, jika 1000 hektar sawah dan satu hektar 5 ton, maka sudah 5.000 ton. Padi 400 D ini produk unggulann, sehingga satu hektar hasilnya bisa 8 ton.

"Saya juga ingin menyampaikan kepada Kadis Pertanian Provinsi, bahwa program utama Halmahera Barat salah satunya ialah Pertanian, dan sejauh ini masih ada kendala seperti insfrastruktur, sebab pembangunan infrastruktur pertanian masih pada ranah Provinsi, sehingga hal ini bisa menjadi perhatian baik serta sama-sama kita mendorong supaya pembangunan fasilitas pertanian mendapatkan perhatian serius dari pusat," pintanya. (red)
Share:
Komentar

Berita Terkini