Ketua Apdesi Halbar Di Minta Mundur Dari Jabatanya

Editor: Admin author photo
Rustam Talib, Pengurus DPC PDI-P Halbar (foto:ist)

JAILOLO - Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Halbar Rustam Fabanyo diminta agar segera turun dari jabatannya. Pasalnya Sesuai dengan Anggaran Dasar (AD) dan anggaran Rumah Tangga (ART), Apdesi merupakan organisasi yang bersifat independen tidak terlibat dan atau melibatkan diri dalam gerakan-gerakan yang mengarah pada kepentingan golongan kelompok, politik dan kekuasaan.

"Berdasarkan pada pemberitaan Pada Senin (1/5) , Ketua Apdesi Halbar Rustam Fabanyo berkomentar selaku Ketua Tim Pemenang pada Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Halbar James Uang dan Jufri Muhammad (JUJUR), Hal ini sudah sangat bertentangan dengan AD/ART Apdesi," ungkap Pengurus DPC PDI-Perjuangan Halbar Rustam Talib, Jumat (19/6).

Lanjut Mantan Komisioner KPUD Halbar ini, meminta agar organisasi Apdesi dinilai independen sesuai dengan mekanismenya maka pihaknya meminta kepada pengurus agar segera melaksanakan musyawarah cabang luar biasa (Muscablub) untuk pergantian antar waktu (PAW).

"Jadi pengurus DPC Apdesi Halbar segera berkomunikasi dengan pengurus Apdesi Propinsi untuk segera melaksanakan Muscablub untuk PAW, karna Apdesi Halbar sudah tidak lagi mengutamakan independensinya melainkan Kepentingan Golongan dan Politik" cetusnya

Ketua Apdesi Rustam Fabanyo, juga sudah habis masa jabatannya sebagai Kepala Desa (Kades) Gamlamo, sehingga dikhawatirkan jangan sampai pengurus Apdesi lainnya yang  menjabat sebegai Kades terjerumus dalam kepentingan tersebut.

"Karna Kades adalah jabatan publik, bukan jabatan politis. Untuk itu Kades, BPD beserta perangkatnya jangan berpolitik praktis" Kata Ko tam sapaan akrabnya Rustam Talib.

Terpisah Ketua Bawaslu Halbar Alwi, ketika dikonfirmasi melalui via telepon jumat (19/6). mengatakan bahwa, Terkait Jabatan ketua Apdesi Halbar Rustam Fabanyo dimana yang juga pernah berkomemtar selaku ketua Tim Pemenang pada bakal calon Bupati dan Wakil Bupati, tidak dapat mencampurinya karna sudah tidak lagi menjabat sebagai Kades.

"Terkait jabatan pada Organisasi bukan lagi rana kami, Namun Kami beri warning kepada Kepala Desa Dan perangkat agar selalu bersifat netral dalam menghadapi Pilkada akan datang," pintanya.(zu3/tim)
Share:
Komentar

Berita Terkini