MoU, FKPT Dan Polda Malut Bersama Cegah Paham Radikalisme

Editor: Admin author photo
Ketua FKPT Malut Dengan Dir Intelkam Polda Malut Saat Menandatangani MoU kerja Sama (foto:ist)

Ternate- Dalam rangka pengawasan dan pencegahan paham radikalisme dan terorisme, Direktorat Intelkam Polda Malut bersama Forum Koordinasi Pencegahan Teorismr Maluk Utara melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MOU). Kamis (11/06/20) bertempat di Ruang Vicon Kantor Dit Intelkam Polda Malut, Kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

Dir Intelkam Polda Malut Kombes Pol. Hadi Wiyono mengucapakan terimakasih yang sebesar - besarnya kepada Ketua FKPT bersama Ketua Bidang FKPT Provinsi Malut yang telah meluangkan waktu dalam kesempatan ini.

"Saya selaku Dir Intelkam Polda Malut memohon maaf bila mana dalam berjalannya acara ini ada kekurangan karena kita sebagai manusia biasa tidak luput dari kesalahan," ucap Hadi.

Lanjut Hadi mengatakan sampai saat ini untuk wilayah Maluku utara masih sangat kondusif terhadap kegiatan - kegiatan teroris namun, ia bilang jangan lengah karena bisa saja kondisifitas yang sudah baik ini bisa di manfaatkan pelaku – pelaku teror dalam melakukan aksi amaliah.

"Melalui forum kegiatan ini adalah sebuah lagkah kongkrit pencegahan terhadap terorisme dan paham radikal yang dilakukan oleh Polri dalam hal ini Dit Intelkam Polda Malut bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT)," cetusnya

Hadi berharap kedepan FKPT dapat bekerja sama dengan baik dan saling memberikan informasi dalam rangka pencegahan dini. Pingkasnya.

Sementara itu Ketua FKPT Malut Mukhtar Adam mengatakan terkait covid ada revisi - revisi anggaran pada FKPT dan ada Program - program sudah dicanangkan akan di laksanakan dengan beberapa waktu kedepan.

"Pola program menggunakan Zona tengah yaitu Zona online dan Alhamdulillah kita Maluku Utara yang pertama menggunakan Zona Online," cetus Doktor muda itu.

Lanjut Mukhtar mengatakan telah menemukan kajian paham radikal yaitu berada di Kampus dan pintu masuknya berawal dari Mahasiswa baru yang dimulai dengan pengkaderan.

"Alhamdulillah beberapa Organisasi di kampus seperti HMI, IMM, PMII, PII, dan lainya itu yang kita tau semua cara pengkaderannya, akan tetapi yang kita takut adalah organisasi yang pengkaderannya kita tidak tau secara umum," tutur Dosen Unkhair itu.

Karena mereka sering membentuk kepada para mahasiswa ini mulai masuk kuliah di kampus.

"Mahasiswa baru yang berawal dari SMA yang istilahnya masih suci, sehingga paham-paham akan terbentuk di masa Kuliah ketika masuk ke organisasi," tambahnya.

"Saya berharap Dit Intelkam Polda Malut dengan FKPT dapat membuat skenario kerja sama dengan pihak kampus agar kita dapat memonitor organisasi kampus serta kajiannya," terangnya

Bahkan Muhktar bilang bukan hanya Paham radikal sebagai teror, tetapi Covid19 bisa di jadikan teror, Karena ada sekelompok orang yang mengambil kesempatan untuk menyudutkan suatu kelompok tertentu.

"Misalnya yang terjadi di Maluku Utara bahwa Covid-19 ini masuk dari Islam Jemaah yang datang dari luar. Sehingga terjadi opini di masyarakat bahwa mereka adalah dalang tersebarnya Covid19 di Maluku Utara," terangnya.

Selian itu Mukhtar juga mengatakan ada beberapa isi yang beredar yang diarahkan ke tindakan radikalisme.

"Terkait isu penundaan Jemaah Haji bahwa kita harus memberikan penjelasan kepada masyarakat, kerena ada sekelompok Ormas yang memberikan opini dana haji digunakan untuk memulihkan ekonomi negara, ini yang harus kita luruskan dengan memberikan pemahaman dan pencerahan kepada masyarakat sehingga tidak terjadi opini-opini yang menyudutkan pemerintah," jelasnya.

Dengan beberapa isu strategis diatas Mukhtar berharap isu tentang kedamaian dan cinta tanah air di bangun kepada kelompok milenial dengan media sosial.

"Kita harus berdayakan kelompok milineal karena mereka mempunyai peran penting dalam penggunaan media sosial, bila perlu kita gunakan Instagram, Twitter dan YouTube untuk mencapai tujuan kita bersama dalam rangka pengawasan dan pencegahan," pungkasnya.

Di ketahui hadir dalam pertemuan tersebut.
Sekertaris FKPT Malut, Hidayatussalam, Ketua Bidang Media Dan Humas FKPT Malut Gamal Marinyo, Ketua Bidang Pemuda dan Pendidikan FKPT Malut, Ali Lating, Ketua Bidang Peneliti FKPT Malut Rusdin Alauddin, Bendahara FKPT Malut Ibu. H. Nurkumala Rahman, Staf FKPT Ridwan Kamarullah, Staf Ibu Fahrial Muhammad. Dan Dari Direktorat intelkam Polda ada Ps. Kasubdit IV Dit IK, AKP Zainal Saidiman, S.Sos, Ps. Kasie Yanmin Dit IK, AKP Samsul Bahri Handjie, SE., M.Si. dan Ps. Kasubdit II Dit IK, AKP Hendri Panit I Subdit IV Dit IK, serta Ipda Suherman, S.Sos.,MH (red-tim)
Share:
Komentar

Berita Terkini