Dugaan kasus Perampasan Dokumen Desa Tawa Akan Di Tindaklanjut Polisi

Editor: Admin author photo
Kantor Polisi Resort Halmahera Selatan (foto:ist)
HALSEL – Polres Kabupaten Halmahera Selatan siap terkait laporan kasus dugaan perampasan dokumen desa yang di lakukan oknum mahasiswa dan Masyarakat saat melakukan demonstrasi di depan kanto desa Tawa Kasiruta belum lama.

Menurutnya, tindakan perampasan dokumen desa yang dilakukan oleh oknum-oknum masa aksi itu sudah melanggar hukum dan itu bisa masuk pada pidana. Perlu diketahui bahwa dokumen desa itu bukan milik masa aksi, akan tetapi kenapa harus di rampas pada saat aksi penuntutan transparansi penayluran BTL.

“ Kalu demo penuntutan penyaluran BTL jangan lagi melakukan perampasan dokumen itu sama halnya mencuri milik orang lain’, ungkap Kasat Reskrim Polres Halsel, IPTU Dwi Gastimur Wanto kepada wartawan via WatShApp Jumat (19/6/2020)

Lanjut dia, perampasan dokumen desa itu sama halnya seperti perampokan atau pencurian. Kalau itu barang milik orang lain, kecuali itu dokumen bisa dilihat semua orang. “ Kan bisa di minta baik-baik kenapa harus di rampas, kesalnya.

Lanjut dia, kasus parampasan dokumen desa itu akan di tindaklanjuti minggu depan.

“ Intinya kasus tersebut tetap ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku” katanya. (red)
Share:
Komentar

Berita Terkini