Satreskrim Polres Haltim Ringkus Empat Pelaku Curanmor

Editor: Admin author photo
Tim Opsnl Satreskrim Polres Haltim meringkus salah pelaku curanmor beserta barang bukti sepeda motor RX King (Foto/riel)
MABA--Pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, diringkus polisi. Terdiri dari empat tersangka, yakni masing-masing berinisial MM, HM, RS dan AA.

Kasus ini terungkap, ketika korban Budiono alias Dion melaporkan kasus tersebut ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Haltim, Rabu (03/06), bahwa korban kehilangan sepeda motor merk Yamaha RX King. Hal itu diungkapan Kasat Reskrim Polres Haltim, Iptu Ambo Waleng melalui Paur Humas Iptu Jufri Adam, kepada wartawan nusantaratimur.com, Rabu (03/06/2020).

Menurut Jufri Adam, penangkapan pelaku curanmor oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Haltim di dipimpin langsung Aiptu Anto S bersama tiga anggotanya. “ Ke empat pelaku ditangkap, setelah 4 jam dilakukan penyilidikan Tim Opsnal Satreskrim Polres Haltim,” tutur Jufri.

Lebih lanjut Jufri mengatakan, sebelum melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu mengkonsumsi minuman keras (miras) jenis cap tikus. Setelah mengkomsumsi alkohol, kedua orang pelaku berinisial MM dan HM dalam perjalanan menuju ke Desa Pekaulang tepatnya di depan SD GMIH Desa Buli.

Para pelaku curanmor saat dilakukan pemeriksaan tim penyidik Satreskrim Polres Haltim (foto/riel)
Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pelaku MM melihat satu unit kendaraan Yamaha RX King sedang terparkir  di depan rumah korban saudara Budiono. 

Seketika pelaku MM meminta HM untuk memberhentikan sepeda motor yang dikendarai, tepat di bahu jalan. MM kemudian turun dari sepeda motor dan berjalan menuju ke tempat parkir untuk mengambil kendaraan Yamaha RX King milik saudara Budiono. Sedangkan, tersangka HM menunggu di atas sepeda motor.

“ Pelaku MM sebelum mengambil sepeda motor korban, pelaku MM sempat mengecek kondisi sepeda motor korban yang tidak terkunci, sehingga tersangka dengan mudah membawanya,” tuturnya.

Sambung Jufri, setelah berhasil membawa sepeda motor datang pelaku HM untuk membantu dengan cara pelaku MM menaiki sepeda motor tersangka HM. Selanjutnya, pelaku MM menaru kaki kirinya pada kenalpot dan mendorongnya sampai di Gereja Sentral Buli.

Usai melancar aksinya, kedua pelaku kembali dengan menggunakan sepeda motor metik. Untuk membangunkan tersangka RS dan AA. “ Tersangka RS dan AA diajak ikut mengamankan sepeda motor hasil curian tersangka MM dan HM. Selanjutnya, sepeda motor itu dijual dan hasilnya dibagi, untuk di nikmati bersama-sama,” beber Jufri.

Kini para tersangka jerat Pasal 362 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 5  tahun penjara.(riel)
Share:
Komentar

Berita Terkini