SK Dukungan Ke Marlisa, DPD PAN Ancam Boikot

Editor: Admin author photo
Plt Ketua DPD PAN Kota Ternate di tengah bersama kadersnya saat menggelar konfrensi pers (foto:gamal)

TERNATE-Merasa kesal dengan sikap Dewan Pimpinan Pimpinan Partai Amanat Nasional, yang mengeluarkan surat keputusan sepihak, Dewan Pimpinan Daerah PAN Kota Ternate ancam tidak daftarkan BI KWK ke Komisi Pemilihan Umum serta Keluar dari partai berlogo matahari putih itu.

Kekesalan tersebut di sampaikan PLT ketua DPD PAN Kota Ternate Abdullah Adam mengatakan SK tersebut tidak sesuai dengan tahapan pilkada yang diatur oleh mekanisme partai.

"Perlu kami sampaikan bahwa pengurus DPD PAN Kota Ternate menolak secara tegas surat keputusan B1 KWK yang yang diberikan kepada bakal calon Walikota Ternate Marlisa Marsaoly karena tidak sesuai dengan tahapan Pilkada yang telah diatur dalam ketentuan partai," ungkapnya.

Karena bagi Abdullah semua telah diatur dalam ketentuan peraturan PAN yang menerangkan dan menjelaskan bahwa tim Pilkada yang dibentuk adalah tim Pilkada pusat, tim Pilkada di tingkat wilayah/Provinsi dan tim Pilkada di kabupaten kota dan semua bakal calon yang akan menggunakan PAN harus melalui tahapan yang sudah di tentukan.

"Kami mengusulkan tunggal yaitu Kandidat Bakal Calon Walikota Ternate Iswan Hasyim dan Nurlaila Armayin bukan Marlisa Marsyaoli," sebut Abdullah

lanjut Abdullah bilang bakal calon yang mengikuti tahapan sejak dibuka Penjaringan Pilkada sampai bulan Agustus, 2019 di partai PAN Hanya Iswan.

"Melalui tahapan per tahapan dan pada akhirnya mendapatkan rekomendasi atau surat tugas dari DPP PAN tepatnya pada tanggal 12 September 2019 dengan isi rekomendasi tersebut ada 3 poin ketiga poin dan itu telah dilaksanakan dengan baik oleh Iswan Hasyim," paparnya.

Didampingin kadersnya Abdullah bilang ini merupakan kewenangan penuh DPD PAN Kota Ternate untuk menjalankan kontestasi roda organisasi partai.

"Karena yang mengetahui dinamika politik di daerah masing-masing adalah DPD PAN, Kota Ternate, sementara Marlisa Marsaoly tidak melewati tahapan ini dan tidak mendapatkan persetujuan dari DPD DPW maupun DPP berupa rekomendasi atau surat tugas," jelas Abdullah.

Sepakat bersama seluruh Anggota partainya Abdullah mengecam tidak akan mendaftarkan partai PAN di KPU Kota Ternate.

"Kalaupun dipaksakan SK itu diberikan kepada Melisa Marsaoly maka DPD PAN tidak akan mendaftarkan b1kwk di KPU Kota Ternate," kata Abdullah dengan nada tegas.

Abdullah juga memberikan warning akan memboikot seluruh kegiatan partai di Kota Ternate dan keluar dari partai PAN.

"Kami siap memboikot seluruh aktivitas partai DPD PAN jika permintaan kami tidak diindahkan serta menerima setiap konsekuensi sekalipun dipecat sebagai kaders," Pungkasnya. (red)
Share:
Komentar

Berita Terkini