Tidore Penambahan 3 Kasus Positif Covid-19

Editor: Admin author photo
Foto Tim Satgus covid-19 Tikep (foto:ist)

TIDORE- Kota Tidore Kepulauan kembali terjadinya penambahan 3 (tiga) orang terkonfirmasi kasus positif Corona atau Covid-19. masing-masingnya Insial MI Laki-laki usia 53 tahun asal Kelurahan Mareku Kecamatan Tidore Utara selanjutnya disebut pasien 300.

MK berjenis kelamin perempuan usia 54 tahun  berasal dari Desa Kaiyasa Kecamatan Oba Utara selanjutnya disebut pasien 301 dan Insial MH berjenis kelamin Perempuan 52 Tahun berasal dari Kelurahan Goto Kecamatan Tidore selanjutnya disebut pasien 302.

Hal tersebut disampaikan juru Bicara Tim Covid-19 Kota Tidore Kepulauan Saiful Salim kepada wartawan media ini melalui via seluler Sabtu (13/6/2020) malam tadi.

Lebih lanjut, Ipul juga menjelaskan,
Ketiga kasus positif tersebut pemeriksaan spesimen swabnya melalui jalur mandiri prodia Ternate dan hasilnya telah dikirim dengan terkonfirmasi positif.

"Keadaan umum ketiga pasien positif ini baik tidak ada keluhan sehingga kita akan melakukan evakuasi ke tempat karantina yang telah disediakan malam ini," jelas Ipul sapaan akrabnya.

Ipul juga menjelaskan, Untuk pasien 300 tidak ada riwayat perjalanan dari luar daerah tapi punya kontak erat dengan pasien 100 sehingga dilakukan rapid tes dan hasilnya reaktif  dan dilanjutkan dengan uji swab dan hasilnya positif, sedangkan pasien 301 menurut laporan juga tidak ada riwayat perjalanan dari luar daerah dan tidak ada riwayat kontak dengan pasien positif namun yang bersangkutan hendak ke Jakarta untuk mengantarkan anaknya yang studi di sana.

"Sebelum berangkat yang bersangkutan melakukan pemeriksaan PCR secara mandiri di Prodia Ternate bersama suami dan anaknya, hasilnya yang bersangkutan positif dan anaknya negatif sementara suaminya hasilnya belum ada sehingga kita belum bisa pastikan sumber penularannya dari mana," paparnya.

Lebih lanjut Ipul juga mengatakan, Untuk pasien 302 juga tidak ada riwayat perjalanan dari luar daerah dan tidak ada riwayat kontak dengan pasien positif, namun mempunyai riwayat kontak dengan pasien yang berstatus PDP yang sempat dirawat di RSD Tidore dengan hasil rapid reaktif, tetapi pasien PDP tersebut hasil swabnya juga belum ada, kalaupun pasien PDP tersebut hasil swabnya sudah ada dan misalkan positif.

"Maka kemungkinan besar pasien 302 sudah termasuk transmisi lokal generasi kedua itu kalau misalkan pasien yang reaktif rapid test berstatus PDP itu hasil swabnya positif," jelasnya.

Ipul meminta agar Protokol kesehatan harus menjadi hal yang wajib dipatuhi oleh masyarakat terutama penggunaan masker, kebersihan diri terutama rutin mencuci tangan, jaga jarak setiap Interkasi fisik minimal 1,5 meter, jangan keluar rumah jika tidak ada urusan yg terlalu mendesak, hindari kerumunan, tingkatkan imunitas tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga ringan, 

"Jadikan protokol kesehatan ini sebagai suatu kebiasaan sehari hari terutama di masa pandemic ini, mengingat saat ini juga telah dibukanya akses masuk tanpa syarat ke Kota Tidore Kepulauan," pinta Ipul.

Ipul juga mengharapkan agar
masyarakat jaga diminta untuk tidak mengucilkan atau Stigma terhadap pasien positif dan keluarga, tetapi kita harus memberikan dukungan dan doa semoga mereka yang positif cepat sembuh. Harapnya. (red)
Share:
Komentar

Berita Terkini