AMPI Sebut Wakil Ketua DPRD Keliru dan Minta Elang Stop Komentar Liar

Editor: Admin author photo
Ketua AMPI Maluku Utara Fahruddin Ibrahim 
Weda-Terkait dengan pernyataan Wakil Ketua DPRD terkait dengan pemberhentian Sekertaris Dewan Halteng itu mendapat sorotan penting dari AMPI Maluku Utara sekaligus kader Partai Golkar Halteng.

Menurut Ketua AMPI Maluku Utara Fahruddin Ibrahim mengatakan bahwa, keliru ketikabPersoalan Sekertaris Dewan(Sekwan) Halteng yang Saat ini tidak menjalankan tugas-tugas atau menggagu aktifitas DPRD Halteng,

"Ap yang dijelaskan Wakil Ketua II DPRD Halteng tentang Undang-Undang memberhentikan dan mengusulkan Sekertaris Dewan itu memang jelas karna itu menjadi kewenangan Bupati," ungkapnya.

Lanjutnya, mengatakan persetujuan DPRD itu tidak perlu di bahas. Artinya ketika Bupati sudah berikan pengusulan atau pengangkatan itu kewenangan Bupati

"Saya meminta kepada Wakil Ketua II DPRD Halteng jangan tafsirkan Undang-Undang 23 itu yang berlebihan, kalau tafsiran Undang-Undang 23 berlebihan maka itu keliru," tuturnya.

Ia juga bilang terkait sekertaris Dewan yang Saat ini yang terganggu kesehatannya bupati bisa menunjuk Pelaksana harian (PLH).

"Sekertaris Dewan bisa menugaskan kepada bidang-bidang yang bisa menjalankan tugas-tugas Sekertaris Dewan selama beliau dalam keadaan sakit jadi jangan keliru untuk mau di berhentikan," tandasnya.

Bahkan ia meminta bupati jangan berkomentar yang liar di media.

"Karna saya selaku Ketua AMPI Maluku Utara punya tugas moral untuk menyatakan itu minimal memberikan masukan kewenangan apa yang di salah gunakan oleh Bupati. Ini juga harus jelas tidak boleh komentar liar, supaya jangan di tanggapi oleh masyarakat juga berlebihan," tutupnya. (dir)
Share:
Komentar

Berita Terkini