Demokrat Jagokan Pasangan SALAMAT, El Bahar Conoras Legowo

Editor: Admin author photo
EL Bahar Conoras (Calon Walikota Tidore Kepulauan)
TIDORE-  Calon Walikota Tidore Kepulauan  El Bahar Conoras pasrah dan legowo terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat yang menetapkan  Salahuddin Adrias dan Muhammad Djabir Taha (SALAMAT) sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan.

Selaku Ketua Bappilu DPC Partai Demokrat Kota Tidore Kepulauan. El Bahar Conoras, tentu kecewa dengan keputusan partai, karena DPP Partai Demokrat lebih mencenderung menjagokan Salahuddin Adrias dan Muhammad Djabir Taha di Pilkada Kota Tidore Kepulauan ketimbang kader partai. “ Sebagai Kader tentu saya kecewa, kenapa saya tidak diberi kesempatan,” ucap El Bahar Conoras kepada wartawan media ini di Tidore, Senin (06/07/2020).

Bagi El Bahar, dirinya tidak ingin berlarut-larut dalam kekecewaan. Bahkan, ia sendiri mempunyai mimpi untuk membangunkan Kota Tidore Kepulauan menjadi lebih baik. “ Saya sudah siap mewakafkan diri saya untuk Tidore, sehingga kalau jalan politik untuk belum dirahmati, maka masih banyak jalan lain untuk saya membangun Tidore,” tutur El Bahar.

Kendati partai berlambang mercy belum merestui El Bahar Conoras maju pada Pilkada Kota Tidore Kepulauan. Justru, politisi Partai Demokrat ini belum pasrah. El Bahar berkeyakinan perjalanan politik ke depan belum berakhir karena masih banyak partai yang hingga saat ini belum mengeluarkan rekomendasi dan dirinya  tetapi intens membangun komunikasi dengan partai lain untuk mendapatkan dukungan.

"Pilkada ini belum berakhir, ia berakhir nanti di bulan September pada saat pendaftaran. Untuk masalah rekomendasi yang sudah keluar dari demokrat itu merupakan keputusan organisasi secara politik, dan sebagai kader saya ikhlas untuk menerima itu, tapi perjalanan politik saya belum berakhir karena kita tidak tahu kedepannya terjadi seperti apa,” kata Bahar.

Ketika disentil soal pilihan pilih politik, jika gagal mencalonkan diri. El Bahar Conoras, justru tunduk pada perintah partai. Jika kalau tidak sejalan dengan keputusan partai dirinya lebih memilih diam. Meski begitu, Ketua Bappilu berharap ke depan bagi para calon, tim sukses dan simpatisan lebih mengedepankan pertarungan politik gagasan terhadap pembangunan Kota Tidore kepulauan, bukan pada sebatas menjustifikasi kesalahan orang lain.

"Saya tidak bilang bahwa AMAN (Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen) itu gagal dan seterusnya, memang ada kekurangan karena namanya juga proses, tetapi apakah calon yang baru ini jauh lebih baik dari mereka atau tidak, ini juga yang menjadi pertanyaan publik. karena selama ini mereka lebih sering menjustifikasi tentang AMAN dengan hal-hal yang negatif, seakan-akan mereka jauh lebih baik. Padahal yang diharapkan mereka bisa bertarung pada soal apa yang mau dibikin ke depan oleh masing-masing kandidat untuk membangun Tidore, sehingga dapat memberikan pendidikan politik yang baik terhadap masyarakat,” ujar El Bahar.

Pada kesempatan itu, El Bahar Conoras mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Kota Tidore Kepulauan yang begitu perhatian terhadap keputusan Partai Demokrat beserta dirinya. Baginya kepedulian masyarakat ini adalah sebuah kehormatan tersendiri terhadap dirinya. (dar/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini