Dua Karyawan PLTU Tidore Positif Corona

Editor: Admin author photo
Sumber data Gustu Covid-19. Tikep.

TIDORE -  Dua karyawan di Perusahaan Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kota Tidore Kepulauan terkonfirmasi positif virus corona alias Covid-19, dua kasus baru terkonfirmasi positif virus corona itu berdasarkan surat pemberitahuan dari Gugus Tugas Provinsi Maluku Utara melalui surat Pemberitahuan Nomor: 360/772-GTMU/2020, yang diterima Gugus Tugas Covid-19 Kota Tidore.

Kedua karyawan itu masing-masing berinsial,(1). RFHPP,  Laki-laki usia 28 tahun, asal Kelurahan Rum Balibunga, status sebelumnya OTG, (2). IM, Laki-laki usia 22 tahun, asal Kelurahan Rum Balibunga,  status sebelumnya OTG.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Tidore Kepulauan, Saiful Salim, kepada wartawan media ini Senin (13/7/2020) melalui via seluler malam tadi. mengaku ada penambahan dua kasus positif.

"Ini semuanya terpapar melalui transmisi lokal dan berdasarkan hasil uji swab yang diterima hari ini dari pemeriksaan TCM Laboratorium RS Chasan Boesori Ternate dan PCR Laboratorium Prodia Ternate sebanyak 4 spesimen yang terdiri dari 3 spesimen diagnostik dan 1 spesimen follow up," sebutnya.

"Dari 3 spesimen diagnostik 2 diantaranya terkonfirmasi positif sebagaimana yang telah diurai diatas dan 1 lainnya menunjukan hasil tidak terkonfirmasi atau negatif atas nama Rian Maulana Alhabsi, asal Kelurahan Rum Balibunga (PLTU), sedangkan 1 spesimen follow up pertama yakni inisal MSI,  Laki-laki usia 27 tahun, asal Kelurahan Fobaharu masih menunjukan hasil positif," sambung Saiful.

Ia mengatakan, dengan penambahan 2 kasus konfirmasi positif, maka total akumulatif pasien positif di Kota Tidore Kepulauan sebanyak 174 kasus, sembuh sebanyak 18 orang, meninggal sebanyak 10 orang dan dalam penanganan 146 orang, dengan demikian tersisa kasus positif saat ini sebanyak 146 kasus, dikarenakan sudah ada yg sembuh dan meninggal dunia, OTG 94 orang, ODP 5 orang, PDP 10 orang.

"Melihat trend peningkatan kasus konfirmasi positif di Kota Tidore Kepulauan masih terus terjadi, maka sudah menjadi suatu keharusan untuk melakukan adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19. Kami menghimbau kepada masyarakat Kota Tidore Kepulauan agar tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat untuk dapat memutuskan mata rantai penularan Covid-19," harapnya.

Saiful sangat mengharapkan dukungan semua elemen dalam membantu Tim Gugus Tugas Percepatan dan penanganan Covid19 Kota Tidore Kepulauan dalam memutuskan mata rantai.

"Sering cuci tangan, Pakai masker, Tetap jaga jarak aman 1-2 meter,Jaga jarak di kendaraan umum baik darat maupun laut.
,Gunakan uang elektronik, Tidak bersalaman, cukup dengan subo jou, Sediakan handzanitaizer jika keluar rumah, Balita dan usia lanjut di rumah saja, Setiba di rumah langsung mandi, Tingkatkan imunitas tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan jangan kucilkan atau stigma negatif terhadap pasien positif dan keluarga," terang Saiful. (red-dar)
Share:
Komentar

Berita Terkini