Halteng Dapat Penghargaan Muatan Tol Laut Terbanyak Se-Indonesia

Editor: Admin author photo
Wakil Bupati Halmahera Tengah, Abdul Rahim Odeyani, ketika Video conference bersama Kementerian Perhubungan RI
WEDA- Sejak diresmikan tol laut oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Mei 2017 silam. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dibawah kepemimpinan Edi Langkara dan Abdul Rahim Odeyani (Elang-Rahim) mampu memanfaatkan dan mengoptimalkan angkutan logistik tol laut.

Hal itu dibuktikan oleh Elang-Rahim, sehingga Kabupaten Halmahera Tengah mendapat penghargaan dari Kementerian Perhubungan sebagai daerah dan operator kapal terbaik untuk semester I kegiatan tol laut tahun 2020.

Penghargaan dari Kementerian Perhubungan ini di terima oleh Wakil Bupati Halmahera Tengah Abd. Rahim Odeyani di ruang kerjanya melalui video conference (vidcon) dengan kategori muatan tol laut terbanyak keluar dari pelabuhan weda untuk seluruh Indonesia.

“ Prestasi ini tentunya menjadi kebanggaan dan penghargaan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah atas kerja kerasnya dalam memanfaatkan tol laut yang sandar perdana sejak tanggal 5 Februari 2020 lalu,” tutur Wabup Halteng kepada awak media, Kamis (16/07/2020).

Menurut Odeyani, kehadiran kapal tol laut disambut baik ketika itu. Dan Pemkab Halteng saat ini serius dan gencar melakukan terobosan promosi tol laut kepada para pedagang, pengusahan dan sektor industri.

Saat vidcon Abd. Rahim Odeyani memberikan testimoni bahwa kehadiran tol laut di Halmahera tengah memberikan dampak sinigfikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Bahkan besarnya animo masyarakat khususnya pelaku usaha dalam memanfaatkan kapal tol laut memberikan reduksi harga jual beberapa komoditas bahan bangunan dan sembako.

Selain itu, kata Imo sapaan akrab Wakil Bupati Halteng, untuk muatan balik para pelaku usaha memanfatkan tol laut dengan mengirim komoditas unggulan yang berasal dari Kabupaten Halmahera Tengah seperti Kopra, Kelapa Buah, Pala, cengkeh, Meubel Kayu/ Furniture dan komoditas lainnya, ungkapnya.

Tak hanya itu, pada saat vidcon Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani juga mengusulkan sejumlah kebutuhan berkaitan dengan tol laut kepada Kementerian Perhubungan.

"Di kesempatan ini juga kami ingin mengusulkan dan berharap agar pelabuhan Tepeleo di Kecamatan Patani Utara dapat dijadikan salah satu Pelabuhan Singgah untuk menjawab kebutuhan logistik. Pasalnya, di daratan patani hampir sebagian besar komoditas utama seperti pala, cengkeh dan kopra berada di kawasan Kecamatan Patani, sehingga saat ini belum tersentuh oleh program tol laut,” sambung Abd. Rahim Odeyani.

Apalagi sejak diresmikan oleh Presiden RI dan Menteri perhubungan pada tanggal 8 Mei 2017 silam. Pemanfaatan pelabuhan tepeleo masih sangat minim oleh kunjungan kapal, paparnya.

Turut hadir dalam acara vidcon Kepala Dinas Perhubungan Provisi Maluku Utara, Drs Amrin Zakaria, Kadis Perhubungan Pemkab Halteng, Ahmadiarsyah, Kadis Perindagkop Halteng, Ridwan Saliden  dan Kadis BPMD Halteng Rustam.(dir/red) 
Share:
Komentar

Berita Terkini