Menjelang Konfercab NU, Kader GP Ansor Tikep Berikan Saran

Editor: Admin author photo
Rustam Ade (kaders GP Ansor Tikep) foto : ist

Tidore,- Menyambut Konferensi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Tidore yang direncanakan 12 Juli 2020. Di Aula SMK Negeri 1 Tidore. Mendapat masukan dari kaders Gerakan Pemuda Ansor.

Salah satu kaders GP Ansor Kota Tidore Rustam Ade mengatakan Aswaja Harusnya Menjadi Spirit Berfikir dan Bergerak Kader Muda NU.

"Nahdlatul Ulama sejak awal berdirinya dengan tegas menganut paham Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Aswaja). Nilai-nilai Aswaja itu kemudian dikristalisasikan dalam khittah NU atau khittah nahdliyyah. Khittah Nahdliyah dirumuskan menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap dan bertindak. Dengan sendirinya metode berpikir (manhaj alfikri) dan metode pergerakan (manhaj al-haraki)," jelas Rustam.

Lanjut Rustam mengatakan aktualisasi nilai-nilai Aswaja oleh kader NU menjadi sangat penting di tengah masyarakat.

"Kader NU harus menjadi garda terdepan dalam berpikir dan bertindak. Kita tidak boleh menjadi kader yang lemah berpikir dan berbuat. Apalagi terkait kepentingan agama, bangsa dan negara," ujarnya.

Meski begitu Rustam mengatakan di tengah situasi Nasional bangsa yang masih darurat menghadapi wabah Covid 19. Tentu hal ini menjadi resah dan membuat panik masyarakat.

"Dampak Covid 19 bahkan menembus ruang-ruang kehidupan sosial masyarakat, dari Ibu Kota hingga pelosok desa tanpa terkecuali. Posisi ini Kita semua di harapkan menjadi penyelamatan antar sesama, saling peduli dan membantu," terangnya.

Selain Covid 19, Rustam mengatakan ada momentum Pemilihan Kepala daerah tahun 2020 penting menghadapi suasana pesta demokrasi tanpa gaduh


"Tidak boleh sikut sana sikut sini hanya untuk ambisi dan syahwat politik. Berbeda dalam pilihan politik adalah hal yang wajar dalam berdemokrasi, yang tidak wajar jika perbedaan itu malah sengaja di beda-bedakan," sebutnya.

Lebih lanjut Rustam mengatakan dalam konfercab nanti NU Tidore akan mengambil tema Besar Konsolidasi Keumatan, Meneguhkan Nilai-Nilai Ahlussunnah Wal Jama'ah dalam Konferensi Cabang Ke-1 adalah bagian dari sikap NU Kota Tidore Kepulauan memperkuat kembali jamiyah dengan berdasarkan nilai-nilai Aswaja.

"Secara kelembagaan organisasi tentu penguatan internal terus di benahi sesuai konteks dan kebutuhan organisasi. Semoga melalui Konfercab ini, melahirkan rekomendasi internal maupun eksternal untuk memperkuat NU secara kelembagaan di kota Tidore Kepulauan dan menjadi Maslahat bagi masyarakat bangsa dan Negara," pungkasnya. (red-gamal)
Share:
Komentar

Berita Terkini