Mewakili Maluku Utara, DPPKB Halbar Raih Terbaik Kedua Pelayanan KB Serentak

Editor: Admin author photo
Foto bersama Usai menerimah hadia
JAILOLO - Dalam rangka Hari Keluarga Nasional (HKN) ke-27 tingkat Nasional, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Halmahera Barat keluar Sebagai juara kedua Se-Indonesia.

Pasalnya, Penyerahan penghargaan yang dilaksanakan di ruang rapat Bupati Halbar. Jumat, (25/7) diberikan langsung oleh Kepala BKKBN Provinsi Maluku Utara Nevalius Auparay dan disaksikan langsung oleh BKKBN Pusat dan Perwakilan BKKBN Provinsi Se-Indonesia menggunakan virtual zoom.

Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara Nevalius Auparay ketika ditemui usai penyerahan menyampaikan dalam rangka hari keluarga Nasional nanti tanggal 29 Juli, biasanya dirayakan di salah satu provinsi. Namun adanya Covid-19, maka diadakan perayaan dan digantikan dengan kegiatan Pelayanan Sejuta Akseptor.

Target Pelayanan Sejuta Akseptor ini dibagi habis ke semua provinsi, termasuk di Malut. Target nya sekitar 4600-an Akseptor. Akan tetapi terdapat penambahan sekitar dua puluh persen, sehingga pada tanggal 29 Juni 2020 Maluku Utara melampaui target mencapai 6000. Oleh karena itu Kabupaten Halmahera Barat mewakili Provinsi Maluku Utara memenangkan juara terbaik ke- 2.

"Untuk itu, target untuk provinsi Malut 28.000 pelayanan dari berbagai jenis kontrasepsi. jadi BKKBN melakukan kegiatan pelayanan sehari untuk mencapai target pelayanan satu juta sektor," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Halbar Leni Giwo menyatakan, walaupun ditengah pandemi Covid-19 tetapi masyarakat masih dapat menyentuh program yang sangat bermanfaat ini.

"Selaku penerima penghargaan atas dinobatkannya DPPKB Kabupaten Halbar sebagai terbaik kedua tentu ini menjadi kebahagiaan tersendiri buat kami, untuk itu kami tentu sangat berterima kasih serta mengapresiasi setinggi-tingginya kepada BKKBN Pusat," ujarnya.

Walaupun ditengah pandemi, masyarakat tetap diperkenankan menikah namun disarankan menunda dulu kehamilan. Sebab di masa pandemi ini, kata Leni, jika hamil di masa pandemi akan mudah terjadi infeksi, pendarahan maupun keguguran. Alhasil, berkontribusi terhadap meningkatnya stunting, angka kematian ibu, juga angka kematian anak.

Harapan BKKBN, bagi pasangan usia subur yg ingin mendapatkan pelayanan bisa datang ke pusat pelayanan terdekat. Pungkasnya

Sedangkan saat penyerahan penghargaan turut hadir Vence Muluwere Sebagai Asisten I Setda,Asisten II  Max Saleki, Kepala BKKBN beserta Persatuan BKKBN Provinsi Malut serta perangkat daerah pemkab Halbar. (zu3)

Share:
Komentar

Berita Terkini