Peduli Korban Banjir Bolsel, KPHBM dan Komunitas Babejek Gelar Aksi Pengalangan Dana

Editor: Admin author photo
 
Foto: Aksi Pengalangan Dana, Peduli Korban Banjir di Bolsel 

BOLMONG- Banjir yang terjadi di Kecamatan Bolaang Uki dan Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, sangat memprihatinkan. Air mulai merendam dua kecamatan itu setelah hujan deras mengguyur Bolsel dan sekitarnya sejak Jumat (24/7/2020) dini hari kemarin.

Banjir yang cukup parah ini, sampai membuat jembatan penghubung antara Bolsel dan Gorontalo terputus. Bahkan seorang Kepala Desa (Sangadi) Bakida, Kecamatan Bolaang Helumo hanyut terbawah arus saat memantau banjir yang terjadi. Para warga pun mulai mengungsi menyelamatkan diri serta barang berharga mereka.

Melihat kondisi yang cukup parah ini, sehingga mendorong para pemuda-pemudi yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Hijrah Bolaang Mongondow (KPHBM) dan Babejek melakukan aksi turun kejalan untuk mengelar pengalangan dana.

"Aksi ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak musibah banjir yang terjadi di Kabupaten Bolsel," Ujar Taufik Kaili Ketua KPHBM saat dikonfirmasi media ini, sabtu (25/07).

Foto: Aksi KPHBM dan Babejek di Area Pasar Inobonto

Selain pengalangan dana, para komunitas ini juga melakukan aksi mengumpulkan pakaian bekas yang masih layak dipakai untuk didistribusikan nanti.

"Aksi ini kami akan gelar sampai esok, hasil dari dana yang kami kumpulkan kemudian akan kami belanjakan untuk keperluan bahan pokok makanan dan lain-lain. Jika memungkinkan, maka akan kami salurkan bantuan ke Bolsel pada hari senin nanti," tambahnya.

Terpantau, aksi ini mereka lakukan dibeberapa titik yang ada. Seperti seputaran Pasar Inobonto, Jembatan Kaiya dan depan PT Conch. (")
Share:
Komentar

Berita Terkini