Pemda Haltim Gelar Vicom Dengan BPJS Kesehatan

Editor: Admin author photo
Suasana Rapat Vicom pemda Haltim
MABA- Pemerintah Daerah Kabupaten Halamahera Timur (Pemda Haltim) Menggelar Vicom tentang BPJS Kesehatan dengan melaksanakan sosialisasi Perpres 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres 82 Tahun 2018 tentang jaminan Kesehatan dan Permendagri No.119 Tahun 2019 tentang pemotongan, Penyetoran dan pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan Bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa. kegiatan tersebut bertempat di Ruang rapat Kantor Bupati Haltim.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No.78/PMK.02/2020 tentang pelaksanaan pembayaran Kontribusi Iuran PBI JK, Iuaran peserta PBPU dan Peserta BP, SE Mendagri No.441/3663/SJ Tanggal 23 Juni 2020 tentang penyesuaian Iuran jaminan Kesehatan PD Pemda, SE Mendagri No.440/2857/SJ tentang Implementasi Permendagri No.119 Tahun 2019 tentang pemotongan, Penyetoran dan pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan Bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa.

Turut hadir dalam Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Melalui Video Conference. Pemda Haltim melalui Asisten 1, Kepala BPKAD, Perwakilan Dinas Sosial, dan Perwakilan dari Dinas Kesehatan.

Pimpinan BPJS Kabupaten Halmahera Timur Fahria Sahafin menyampaikan, Penganggaran Iuran PBPU hak perawatan kelas tiga Iuranya dibayar oleh pemerintah Daerah.

"Namun untuk kontribusi Iuran Peserta Bukan Penerimah Upah (PBPU) dengan hak perawatan kelas 3 sejumlah Rp. 2.800 per jiwa/Bulan dan penganggaran  jaminan kesehatan bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa," jelasnya.

Sambung Fahria, jumlah peserta Haltim Per Juli Tahun 2020 adalah 70.216 Jiwa atau 73,91% dari jumlah total penduduk Halmahera Timur yaitua 95.368 Jiwa.

"Sementara Rincian Segmen peserta diantaranya, Peserta penerima bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) 30.972 Jiwa. PBPU Hak perawatan Kelas 3 yang Iuranya dibayar Pemda 20.982 Jiwa, maka untuk PBPU Hak perawatan Kelas 3  yang Iuranya dibayar Pemda Provinsi 3.987 Jiwa. Sedangakan peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) 12.966 Jiwa, Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Mandiri 1.007 dan Peserta Bukan Pekerja (BP) 302 Jiwa," sebut Fahri

Dirinya juga menambahkan, untuk peserta PBPU Hak perawatan kelas 3 yang Iuranya dibayarkan oleh Pemda Haltim sampai dengan Bulan Maret 2020 dan Iuran April,Mei Juni rencana baru akan dibayarkan oleh Pemda di Bulan Juli 2020 ini.

"Mekanisme pembayaran Klaim atas pelayanan kesehatan baik di puskesmas maupun rumah sakit diajukan ke BPJS Kesehatan dan BPJS Kesehatan akan membayar Klaim tersebut maksimal 15 hari sejak klaim diterima secara lengkap," tandasnya.

Klaim rumah Sakit Maba sudah diajukan kepada BPJS Kesehatan dari pelayanan bulan Januari 2020 sehingga sudah dibayar oleh BPJS Kesehatan sebelum jatuh tempo pembayaran Klaim.

Fahria berharap, dengan adanya Sosialisasi ini, Pemda Haltim dapat mengaggarkan Iuran Jaminan Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan Perundang-undangan. Tutupnya,(Red-riel)
Share:
Komentar

Berita Terkini