Pengucapan Syukur di Minsel, Pemdes Tondei Satu Bagi-bagi Bahan Pokok Kepada Lansia

Editor: Admin author photo
Foto: Hukum Tua Desa Tondei Satu Nita Lumapow saat memberikan bantuan bahan pokok makanan kepada warga

MINSEL- Pemerintah Desa Tondei Satu, Kecamatan Motoling Barat, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) berbagi-bagi bantuan bahan pokok kepada para Lansia di Desa Tondei Satu, Minggu (12/07).

Pemberian bahan pokok ini dalam rangka merayakan Ibadah Pengucapan Syukur yang digelar serentak di Minsel.

Pemerintah Desa Tondei satu memberikan bantuan bahan pokok kepada para lansia yang diantar langsung kerumah-rumah secara Door to Door, sembari mengingatkan warga agar tidak mengelar perayaan ibadah syukur secara besar-besaran dengan mengundang tamu dari luar desa.

"Kami Aparat Desa memberikan bantuan bahan pokok kepada beberapa lansia yang pantas untuk menerima bantuan tersebut," papar Nita Lumapow Hukum Tua setempat.

Bantuan dari pemerintah desa Tondei satu ini, inisiatif mereka sendiri dengan anggaran yang mereka aparat desa kumpulkan secara pribadi.

Foto: Bantuan dari Pemdes Tondei Satu adalah bantuan pribadi

Ibu Nona seorang janda usia 85 tahun ini, sangat bersyukur atas bantuan yang dirinya terima. Saking senangnya ketika menerima bantuan tersebut, dirinya pun mengeluarkan ucapan terima kasih sembar mendoakan pemerintah desa setempat.

"Semoga kebaikan para aparat desa yang memberikan bantuan ini akan mendapat pahala setempat oleh Tuhan yang maha ESA," ucapnya.

Ibadah pengucapan syukur yang digelar sekali dalam setahun ini, adalah ritual tanda rasa syukur masyarakat kepada Tuhan karna berhasil melakukan panen raya, semisalnya panen padi, jagung, cengkeh dan lainnya. Ibadah syukur ini biasanya digelar secara beramai-ramai. Dimana ajang silaturahmi masyarakat Sulut di satu daerah yg merayakan ibadah tersebut.

Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan telah mengeluarkan surat edaran tentang larangan merayakan ibadah pengucapan syukur secara besar-besaran.(")
Share:
Komentar

Berita Terkini