PMII Galang Dana Untuk Korban Banjir Sulawesi

Editor: Admin author photo
Komisariat 45 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universita Muhammadiyah Maluku Utara menggalang aksi peduli kemanusiaan peduli korban banjir (foto:ist)
Ternate,- Komisariat 45 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universita Muhammadiyah Maluku Utara menggalang aksi peduli kemanusiaan peduli korban banjir di Indonesia. Sabtu (18/07/20) di landmark Ternate.

Ketua Komisariat PMII 45 Ummu Maluku Utara Riski Fadel mengatakan banjir yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Kecamatan Masamba sampai saat ini masyarakat setempat masi berada pada titik pengungsian.

"Faktor Banjir bandang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi pada Senin, membuat Sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan mencatat lebih dari 15 ribu orang terdampak banjir," sebutnya.

Lanjut Riski menyebutkan di enam Kecamatan yang terdampak, diantaranya Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat.

"Korban meninggal yang terkonfirmasi akibat banjir bandang di Luwu Utara, Sulawesi Selatan bertambah menjadi 29 orang hingga Kamis siang," terangnya.

Selain korban jiwa sebanyak 655 orang masih mengungsi hingga Jumat dini hari. Ia mengatakan ada 4.930 rumah terendam, 10 rumah hanyut, 213 rumah tertimbun, jembatan hingga mengakibatkan jalur transportasi antar desa terputus dan jalan lintas provinsi tertimbun.

Nindya Sartina Ketua Korps Putri PMII Komisariat 45 UMMU saat berorasi mengatakan Solidaritas di jalan raya ini untuk mengajak masyarakat Kota Ternate agar bisa berpartisipasi dalam bentuk materi untuk membantu saudara/i yang mengalami bencana alam (Banji bandang).

"Ini menjadi tanggung jawab selaku umat beragama. Pada point terpenting adalah kita saling memberi dan menggerakkan hati setiap manusi yang berfikir manakala rasa kemanusiaan itu masi ada," tuturnya.

"Mereka sangat membutuhkan bantuan karena sekitar 15.000 jiwa masyrakat yang tersebar di beberpa titik posko pengungsian," tutupnya.
Share:
Komentar

Berita Terkini