Polisi Amankan Sejumlah Miras Di Haltim

Editor: Admin author photo
Foto bersama jajaran polres Haltim (foto:ist)
MABA- Pelres Halmahera Timur (Haltim) Melaksanakan operasi Bina Kusuma II Kieraha 2020 tentang pencegahan premanisme dan penyakit masyarakat lainya akibat wabah Covid-19 guna mewujudkan situasi yang aman dan damai.

Kepala Kepolisisna Resor Halmahera Timur AKBP Mikael P. Sitanggan menyampaikan, operasi Bina Kusuma II Kieraha dilaksanakan selama 15 hari mulai dari tanggal 6 Juli sampai 20 Juli 2020 dan sudah berjalan selama 10 hari.

Kata Kapolres, Operasi Bina Kusuma II Kieraha mengedepankan Polisi berseragam yang diarahkan pada sasaran Potensi gangguan (PG) dan Ambang Gangguan (AG) sehingga tidak terjadi gangguanyata.

"Tujuan Operasi Bina Kusuma II Kieraha 2020 untuk mencegah dan menangkal segala bentuk tindakan kriminal/kejahatan yang diakibatkan perilaku pereman atau premanisme, yang berakibat dari gejolak sosial ekonomi masyarakat ditengah situasi pandemi," ujar Kapolres

Lanjut Mikael sasaran operasi di tempat-tempat atau lokasi yang Terminal angkot, terminal pelabuhan penyebrangan, areal pembelanjaan umum, dan parkiran umum serta lokasi yang lain.

"Penjual miras jenis Captikus An. Yp warga desa Puao Kecamatan Wasile Tengah dan benar menjual minuman keras jenis captikus. Kemudian Polres Haltim berhasil mengamankan barang bukti (Cap Tikus) sebanyak 58 Kantong Cap Tikus dan 1 Gelong Bahan mentah Captikus (Sageru) ukuran 25 liter," sebutnya.

Ia berharap warga untuk menghindari konsumsi minuman keras karena berdampak pada kesehatan, apalagi pada masyarakat sering terjadi kekerasan akibat pengaruh miras. (red-tim)
Share:
Komentar

Berita Terkini