Selama Pandemi, Kekerasan Seksual Anak Dibawah Umur Meningkat

Editor: Admin author photo
Foto: Kantor Kejaksaan Negeri Amurang

MINSEL- Kekerasan seksual anak dibawah umur selama masa pandemi virus corona menjadi sorotan lantaran meningkat secara signifikan.

Berdasarkan data yang diperoleh media ini, Kasus kekerasan seksual anak dibawah umur yang masuk ke ranah Kejaksaan Negeri Amurang meningkat dibadingkan sebelum mewabahnya virus corona. Hal ini kemudian dibenarkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Amurang I Wayan Eka Miartha, kepada media ia mengatakan bahwa penanganan kasus yang menonjol semenjak adanya virus Corona ialah kasus tindak pidana umum.

"Semenjak adanya virus corona ini, kasus yang mendapat perhatian dari kami adalah kasus tindak pidana umum. Diantaranya tentang kasus perlindungan anak, Ini meningkat selama pandemi di dua kabupaten yang menjadi wilayah hukum kami. Yaitu kabupaten Minsel dan kabupaten Mitra," bebernya, khamis (16/07).

Foto: Kepala Kejaksaan Negeri Amurang I Wayan Eka Miartha, SH, MH

Sementara untuk kasus lainnya, yang meningkat ditengah pandemi adalah kasus penganiayaan.

"Jadi dua kasus ini ada peningkatan selama pandemi corona. Peningkatan kedua kasus ini menurut kami banyak factor yang melandasinya. Diantaranya faktor kondisional, faktor ekonomi dan faktor sosial. Sementara untuk kasus pencurian dan lainnya masih biasa-biasa saja. Tidak ada peningkatan," ucapnya.

Sesuai data, untuk kasus cabul sebelum masa pandemi tercatat ada 9 kasus, Dan di masa pandemi saat ini meningkat menjadi 10 kasus. Sementara untuk kasus penganiayaan sebelum masa pandemi ada 14 kasus dan di masa pandemi meningkat menjadi 20 kasus. (")
Share:
Komentar

Berita Terkini