Dinas Pariwisata Halteng Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Geopark Tahun 2020

Editor: Admin author photo
Pelaksanaan kegiatan pelatihan Pemandu Wisata Geopark Tahun 2020
WEDA-  Dinas Pariwisata Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) menggelar   pelatihan pemandu wisata geoprak tahun 2020.

Pelatihan tersebut meliputi Pelatihan Pemandu Wisata Geopark, Pelatihan Tatakelola Destinasi, Peatihan Tatakelola Homestay dan Pelatihan Selam. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Halteng, Husain Ali, kepada wartawan media ini, Jumat (07/08/2020).

Husain mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) pariwisata Halmahera Tengah yang berbasis pada komunitas anak muda dalam rangka berpartisipasi aktif dalam program pembangunan kepariwisataan.

“ Intinya  pelatihan pemandu wisata Geopark ini untuk mempersiapkan sekaligus mendukung percepatan usulan program Goaboki Maruru untuk  ditetapkan sebagai Geopark Nasional,” tutur Ali.

Dengan begitu, konsepnya adalah kawasan  bentangan alam Kars Boki Maruru  itu diusulkan menuju Geopark Nasional yang didukung oleh  SDM. Selain itu, pelatihan ini didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia lewat dana alokasi khusus (DAK) untuk penetapan Sumber Daya Manusia (SDM) dan program ini nama pelayanan kepariwisataan.

“ Jadi peserta yang turut hadir dalam kegiatan pelatihan pemandu wisata geopark tahun 2020 ini rata-rata  dari seluruh komunitas-komunitas yang ada di Halmahera Tengah (Halteng)  yang ada di Kota Weda dan Weda Utara,” cetusnya.

Mengingat, kata Husain, untuk gerbang masuk Kabupaten Halmahera Tengah itu harus didesain sedemikian rupa sehingga masyarakatnya juga harus siap.

“ Daerah ini punya potensi SDM dan pemuda-pemuda yang hebat tinggal bagaimana kita menjaga kebersamaan komunitas-komunitas ini sehingga semua menjadi satu dalam rangka mengembangkan destinasi pariwisata yang ada di Halmahera Tengah ini,” kata Husain.

Sementara pemateri dalam kegiatan pelatihan pemandu wisata geopark tahun 2020 yaitu perwakilan dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) yang biasa di sapa dengan bang Kadir kemudian dari Generasi Pesona Indonesia (GenPI) yang biasa di sapa dng bang Opan dan perwakilan dari Praktisi Even Organizer (PEV) yang biasa di sapa deng Mas Dedi, kemudian Ada juga dari kepala balai taman nasional Aketajawe yang biasa di sapa bang Hery.

“ Dan sekarang kami dari Dinas Pariwisata hanya menunggu verifikasi dokumen teknis yang sudah masukkan di Kementerian ESDM,” tutupnya (dir)

Share:
Komentar

Berita Terkini