Hamid Yusuf: Sosok Muhammad Sinen Sulit Dicari

Editor: Admin author photo
Hamid Yusuf Tokoh Masyarakat Desa Garojou
TIDORE - Kepedulian Muhammad Sinen terhadap masyarakat di kalangan bawah, sepertinya menjadi modal tersendiri bagi dirinya untuk menuju kontestasi Politik 2020. Pasalnya sentuhan kebaikan yang sering dia lakukan di kalangan masyarakat telah membekas dan selalu dikenang. 

Seperti yang diungkapkan Hamid Yusuf seorang petuah di Desa Garojou Kecamatan Oba Utara, kepada wartawan media ini Kamis (27/8/2020) saat di temui seusai silaturahmi yang di gelar oleh masyarakat desa Garojou dengan Wakil Walikota Tidore Muhammad Sinen pada malam tadi. Dirinya mengatakan bahwa sosok Muhammad Sinen sangat sulit ditemukan pada sosok-sosok pemimpin yang lain, hal itu dikarenakan Muhammad Sinen memiliki ketulusan hati untuk melihat rakyat saat dirinya diberi amanah untuk menjadi Pemimpin di Kota Tidore Kepulauan. 

"Muhammad Sinen ini semenjak menjabat sebagai Anggota DPRD itu semua orang sudah kenal beliau, dan ketika beliau menjadi wakil walikota itu beliau selalu melihat kepentingan dan kebutuhan masyarakat kecil," tuturnya.

Lebih lanjut, Hamid mengaku bahwa pribadi yang dimiliki oleh Muhammad Sinen merupakan sebuah anugerah yang diberikan oleh Allah SWT, yang mungkin tidak dimiliki oleh orang lain, sehingga menurut dia, di era saat ini sangat sulit menemukan orang yang baik seperti Muhammad Sinen. 

"Jiwa seorang muhammad sinen ini tidak seperti yang lain, jadi kalau selama dia masih hidup biarkan dia memimpin Tidore, kalau dia sudah tiada baru kita cari lagi yang baru," ujarnya. 

Kebaikan dan Kepedulian Muhammad Sinen, hamid merasa telah membawa perubahan yang signifikan di Kota Tidore Kepulauan khususnya di Desa Garojou, meskipun belum sepenuhnya dilakukan namun pembawaan dari seorang Muhammad Sinen telah menyempurnakan kekurangan itu. 

Senada di sampaikan Sarif S Kalabo, perwakilan tokoh masyarakat Desa Garojou, dia mengatakan bahwa Daratan Oba semenjak adanya kepemimpinan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen, telah memberikan banyak sentuhan di kalangan masyarakat, baik itu dilakukan melalui kebijakan Pemerintah Daerah maupun pribadi Muhammad Sinen.

Sementara menurut Kepala Desa Garojou Halil Sabtu, saat menyampaikan sambutan dalam acara silaturrahim, mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kota Tikep terkait dengan kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar 10 Persen, kebijakan tersebut tentunya sangat membantu pemerintah desa untuk menjawab keluhan masyarakat. 

Tak hanya itu, untuk bantuan pribadi yang diberikan oleh Muhammad Sinen kepada masyarakat desa Garojou untuk mensukseskan kegiatan HUT Desa Garojou sebesar Rp. 20 Juta pada tahun 2016. Selain itu Muhammad Sinen juga ikut membantu masyarakat desa garojou berupa rehap masjid senilai Rp. 80 Juta. 
Dan di tahun 2019 Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan dibawah Kepemimpinan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen telah memperhatikan kerusakan jalan di Desa Garojou dengan mengalokasikan anggaran senilai Rp. 600 juta sehingga untuk kerusakan jalan tersebut saat ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat dengan baik. 

"Mewakili masyarakat saya mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak Muhammad Sinen yang telah banyak berkontribusi untuk masyarakat kami, selain dari itu juga ucapan terimakasih kami sampaikan kepada pemerintah daerah yang telah menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di Desa Garojou yang itu tidak bisa diselesaikan oleh Pemerintah Desa," tambahnya. 

Menyikapi persoalan tersebut, Muhammad Sinen mengatakan bahwa sebagai seorang pimpinan pemerintahan, merupakan seorang pelayan rakyat. sehingga sudah tentu apa yang dilakukan adalah sebuah kewajiban agar masyarakat benar-benar terlayani dengan baik. 
Olehnya itu, berhubung di tahun ini juga memasuki momentum Politik sehingga ia menghimbau kepada seluruh Masyarakat Garojou agar selalu menjaga kebersamaan dan menguatkan tali persaudaraan, tidak perlu saling memfitnah dan menjatuhkan apabila terjadi perbedaan pandangan maupun pilihan. 

"Melalui kegiatan ini, saya atas nama pribadi maupun pemerintah daerah juga meminta maaf apabila ada hal-hal yang masih kurang, namun sebagai manusia biasa tentu saya juga tidak luput dari salah khilaf. Saya berharap kedepannya masyarakat Garojou tetap menjaga kebersamaan dan persaudaraan sehingga tidak terjadi perpecahan hanya karena berbeda pandangan," tandasnya.(Aidar)

Share:
Komentar

Berita Terkini