Komisi III DPRD Halbar Akomodir Keluhan Air Bersih Enam Desa

Editor: Admin author photo
Komisi III DPRD Halbar saat bearing dengan Kepala Desa terkait keluhan air bersih
JAILOLO - Anggota Komisi lll DPRD Halmahera Barat (Halbar) tepati janji 6 (Enam) Kepala Desa Hamente Tibobo di Kecamatan Sahur Timur berkaitan ploting anggaran air bersih.

Hal ini disepakati ketika hearing yang dilaksanakan di ruang Komisi III DPRD Halbar, Selasa (04/08/2020).  Dalam hearing tersebut Komisi III DPRD Halbar telah menyetujui anggaran air bersih untuk 6 desa yang ditenderkan pada bulan Oktober mendatang.

“ Kami Komisi III tetap mengawal agar anggaran air bersih di wilayah 6 Desa Hamente Tibobo segera dianggarkan dalam APBD Perubahan,” tutur Juliche Baura usai hearing.

Lanjut mantan Ketua DPRD Halbar ini menyampaikan kepada masyarakat 6 desa agar tetap bersabar. “ Kami tetap berjuang untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkannya,” ucap Juliche.

Selanjut Kades Gamnyial, Leonarto Kota, kepada wartawan media ini menyatakan air bersih adalah kebutuhan mendasar bagimbagi enam Desa Hamente Tibobo. Jika  Pemda dan DPRD sudah janjikan harus segera dieksekusi tahun ini.

Leonarto menambahkan sebelum surat rapat dengar pendapat dari enam desa itu masuk ke Komisi III telah panggil pihak PDAM dan Dinas PUPR untuk menjelaskan keluhan air bersih yang di enam desa. Tetapi pada akhirnya mereka menyampaikan pada bulan Oktober nanti proses tender jalan.

"Kami 6 Kades Hamente Tibobo hanya meminta kepastian anggaran air bersih kapan ditenderkan,” harapnya.

Hal yang sama diungkapkan Kades Hoku Hoku Gam, Melkianus Giwe, bahwa  yang menjadi masalah air bersih adalah dinas teknis  harus serius menanggapi tuntutan masyarakat.

"Kami meminta pihak PDAM harus serius dalam menanggapi tuntutan kami dan jangan bohongi masyarakat 6 desa lagi,” cecar mantan Ketua GMKI Tobelo seraya membutuhkan bukti keseriusan dari dua pihak terkait.

Terpisah Wakil Ketua DPRD Robinson Missy mengatakan  jika anggaran APBD Perubahan sudah diketuk secepatnya Pemda  mengambil langkah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Jika masyarakat meminta membuat bak induk untuk menampung air di ujung Tibobo tepatnya di lokasi Lalanger PDAM secepatnya eksekusi untuk dibuat.

"PDAM harus pro aktif dalam melihat tuntutan dan kebutuhan masyarakat 6 desa Hamente Tibobo,” tutupnya. (Zu3)

Share:
Komentar

Berita Terkini