13 Tahun Tanpa Listrik, Hendrata Thes Mampu Menjawab Kegelisahan Masyarakat 16 Desa

Editor: Admin author photo
Hendrata Thes
Selama 13 tahun gelap gulita menjadi pemandangan masyarakat di 16 desa yang tersebar di empat Kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Padahal, energi listrik merupakan kebutuhan amat penting bagi masyarakat yang bermukim di wilayah terpencil.
Keberadaan tenaga listrik dalam hal ini mesin PLN yang dibangun sejak tahun 1992 nan silam di Sanana Utara itu selalu melewati malam-malam yang penuh kegelapan. Tak heran 16 desa di Kabupaten Kepulauan Sula ini jauh dari gemerlap lampu-lampu seperti di Kota.

Semenjak 2003 masyarakat 16 desa di Kepulauan Sula tidak lagi menikmati listrik. Puncaknya di tahun 2016 lewat kepemimpinan Bupati Kepulauan Sula, bapak Hendrata Thes, kebutuhan akan energi listrik di 16 desa tersebut mampu menjawab kebutuhan rakyat pasca dilantik sebagai orang nomor di tanah sula. 

Hendrata di awal kepemimpinannya  kebutuhan energi listrik bagi masyarakat sula menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus dituntaskan. 

HT sapaan populer Hendrata bagi masyarakat sula itu, mulai fokus untuk menuntaskan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Bahkan, pengamat politik Mubin Upara, mengatakan selain memenuhi kebutuhan energi listrik, Bupati Kepsul berupaya memenuhi kebutuhan air bersih dan pengelolaan air limbah masyarakat khususnya di Kabupaten Kepulauan Sula.

Selain itu,  sektor pertanian, perikanan dan pariwisata menjadi maju serta dapat meningkatkan ekonomi rakyat mampu dipoles Bupati Hendrata Thes.

“ Jadi Hendrata Thes sangat memahami bahwa sektor pertanian masih menjadi andalan denyut perekonomian masyarakat kepulauan sula,” tutur Mubin Upara kepada wartawan media ini, Minggu (06/09/2020).

Di sektor pertanian,  Bupati bersama Dinas Pertanian mulai merancang Kepulauan Sula menjadi salah satu Kabupaten yang mampu melakukan swasembada pangan. 

Tak hanya itu, lebih jauh Upara mengemukakan, Kepulauan Sula dikelilingi oleh laut, Bupati Kepsul Hendrata Thes telah menyiapkan fasilitas seperti alat tangkap ikan seperti Bodi Fiber/mesin, Jaring, dan lain-lain, sesuai dengan yang dibutuhkan oleh warga masyarakat.

"Hendrata Thes memiliki ambisi besar untuk mengembangkan sektor Pariwisata karena dinilai memiliki peluang besar, karakteristik Wisata Pantai di Pulau Sulabesi dan memiliki atraksi berupa alam yang cukup indah, yaitu berupa posisi pantai yang menghadap ke arah laut lepas dengan hamparan pasir putih dan pasir hitam,” urai Upara. 

Di sisi lain, kepemimpinan Hendrata Thes yang sudah memasuki kurang lebih 4 tahun ini. Dia telah menorehkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Maluku Utara. Tentunya ini merupakan satu kebanggaan bagi warga masyarakat Kepulauan Sula.

“ Menyongsong pesta demokrasi di Kepsul nanti, kandidat lain akan sulit untuk mematahkan ketangguhan petahana,” terangnya.

Lanjut Upara, kepemimpinan Hendrata Thes cukup stabil selama kepemimpinannya dan biasa diterima semua kalangan. Sebab,  program-program pembangunannya cukup dirasakan masyarakat, tutupnya. (di/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini