Bupati Edi Langkara Tak Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Halteng

Editor: Admin author photo
Pelantikan Ketua DPRD Halteng (Foto/Ist)
WEDA-Pelantikan Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Sakir Hi. Ahmad di gedung DPRD di jalan Bukit Loeteglas, Senin (28/09). Tanpa dihadiri  Bupati Drs. Edi Langkah, SH. MH bersama Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani.

Tak hanya itu, sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemkab Halteng bersama lima (5) anggota DPRD tak menghadiri pelantikan. 

Adapun lima anggota DPRD yang tidak menghadiri acara pelantikan Ketua DPRD Halteng, yakni masing-masing adalah Amir Ode Madi (Partai Hanura) dan empat anggota Fraksi Partai Golkar, diantaranya. Fahris Abdullah, Hairuddin Amir, Kaderun Abd. Karim dan Zakariah Jainudin. 

Ironisnya, ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Halteng dalam pelantikan itu. Sontak mendapat tanggap dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gele-Gele Halteng, Husen Ismail, menyatakan ketidakhadiran Bupati dan wakilnya membuat publik bertanya. “ Kenapa sih bupati tidak menghadiri acara pelantikan Ketua DPRD Halteng. Padahal, bupati berada di Kabupaten Halmahera Tengah,” tutur Husen Ismail ketika wawancarai wartawan di gedung wakil rakyat.

Jika kalau memang alasan bupati tidak hadir, karena alasan ada kegiatan lain. “ Bagi saya sekiranya undangan lebih mendahului dari kegiatan itu. Sebab undangan itu telah beredar pada hari jumat kemarin. Dan soal undangan pelantikan bagi saya pak bupati tahu,” tegasnya.  

Akan tetapi, kata Husen Ismail, ketidakhadiran Bupati Halteng dalam pelantikan. Itu, pasti masyarakat bertanya ada apa?. Apakah kisruh atau polemik pelantikan DPRD Halteng sudah selesai. 

Nah, ini yang menjadi pertanyaan kita bahwa harusnya Bupati Halteng legowo selaku pemerintah daerah harus menerima pelantikan itu. “ Karena Pemerintah Daerah dan DPRD adalah mitra kerja,” urai Ismail. 

Meskipun nasi sudah menjadi bubur, namun Husen Ismail, pun sesalkan sikap lima anggota DPRD yang enggan hadir pelantikan Ketua DPRD Halteng. “ Semestinya mereka sebagai wakil rakyat harus hadir dalam acara pelantikan hajatan yang terhormat ini, karena  pelantikan ketua DPRD adalah pucuk pimpinan  sebuah lembaga yang sejajar dengan Pemerintah Daerah,” tukasnya.

Dia menambahkan para wakil rakyat yang tidak hadir semestinya berjiwa besar supaya hadir, karena  lembaga ini selalu pantau semua rakyat Halteng.  

“ Apalagi Ketua DPRD adalah bagian dari representatif lembaga ini, sehingga anggota DPRD yang tidak hadir harus memberikan teguran kepada mereka, sebab DPRD adalah lembaga yang terhormat. Jika kalau seperti ini bagaimana rakyat mau sampaikan aspirasi kepada DPRD yang tidak hadir,” tutupnya. (dir/red) 

Share:
Komentar

Berita Terkini