DPRD Halteng Gelar Rapat Paripurna Ke-III, Ini Pembahasannya

Editor: Admin author photo
Foto penyerahan dokumen


Weda- Dewan Perwakilan Rakyat Daera Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) melakukan rapat paripurna ke III masa persidangan I Tahun 2020, dengan agenda acara penyampaian nota keuangan dan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan tahun 2020.

Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Tengah Abd. Rahim Ode Yani menyampaikan bahwa Penyusunan  nota Kauangan dan Rancangan Anggaran pendapatan dan belanja Daerah Perubahan Tahun Anggaran 2020 tetap berpedoman pada peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang  Keuangan Daerah dan Peraturan menteri DaIam Negeri (PERMENDAGRI) Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan keuangan Daerah, sebagaimana diubah dalam Permendagri No. 21 Tahun 2011 dan Peraturan menteri dalam negeri Republik Indonesia nomor 33 Tahun penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2020 dinyatakan bahwa perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD.

Dengan kata lain perubahan dapat dilakukan atau dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan tematik, holistik, intergratif dan spesialis serta kebijakan anggaran belanja berdasarkan money folows program dengan cara memastikan hanya program yang benar benar bermanfaat yang dialokasi dan bukan sekedar karena tugas dan fungsinya. 

Lanjutnya sesuai dengan pedoman tersebut diatas dan berdasarkan nota kesepakatan bersama antara Bupati dan DPRD tentang kebijakan Umum perubahan APBD dan Prioritas dan Plafon anggaran Sementara (KUA PPAS)Tahun 2020 Sudah melalui proses penyusunan Nota Keuangan dan Rancangan APBD Perubahan  di Tahun 2020. 

"Pada dasarnya kebijakan dalam penyusunan rancangan APBD Tahun Anggaran 2020 di upayakan sejalan dengan kebijakan yang dituangkan di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah daerah (RPJMD) Halmahera Tengah dan mensinkronkan dengan kebijakan pemerintah pusat. 

Lanjut Ode mengatakan Penyusunan Rancangan APBD Perubahan Tahun 2020 juga dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal yang harus di akomodir pada APBD Perubahan sehingga mempengaruhi dalam penyusunan struktur Anggaran Tahun 2020. Sedangkan faktor internal yang mempengaruhi Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daera (APBD) Tahun 2020 lebih disebabkan adanya pergeseran belanja yang dilakukan dalam rangka meningkatkan capaian pelaksanaan kegiatan dan mengakomodir penganggaran berdasarkan ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan. 

Ode bilang dalam Rancangan Anggaran perubahan yang juga merupakan kebijakan politik daerah yang dirumuskan bertujuan untuk menyusun APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien dan mampu untuk menyikapi dinamika dalam pembangunan daerah yang seyogyanya menampung seluruh program maupun program yang dialokasikan dalam APBD perubahan di Tahun Anggaran 2020. 

Dia juga menguraikan struktur dari Rancangan Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Tahun Anggaran 2020.

Dimulai dari Pendapatan Daerah Rancangan Pendapatan Daerah dianggarkan Sebesar 829 Milyar 222 Juta rupiah lebih pada Perubahan Anggaran 2020. Dan, anggaran sebelum perubahan sebesar 891 Milyar 100 Juta Rupiah lebih atau 6,94 persen. 

"Pendapatan Asli Daerah Pendapatan Asli Daerah dianggarkan sebesar 73 Miliar 511 luta rupiah lebih dianggarkan naik dari anggaran sebelum perubahan 53 Milyar 511 Juta Rupiah lebih yang bersumber dari Pendapatan Pajak Daerah dianggarkan 25 Milyar Rupiah, dianggarkan Naik dari sebelum perubahan yakni 10 Milyar Rupiah dan hasil retribusi daerah dianggarkan sebesar 40 Milyar 659 juta rupiah lebih, penganggaran naik dari sebelumnya perubahan yaitu 35 Milyar 659 juta rupiah," paparnya. 

Selain itu ada Dana perimbangan 
Rancangan dana perimbangan pada APBD perubahan tahun 2020 dianggarkan sebesar 582 Miliar 297 juta rupiah lebih turun 65 miliar 984 juta rupiah lebih atau 10,18 persen dari anggaran sebelum perubahan sebesar 648 miliar 282 juta rupiah lebih,yang bersumber dari bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak dianggarkan sebesar 30 Miliar. 
Share:
Komentar

Berita Terkini