Garda Merah Putih Warning Pj. Bupati Haltim Yang Baru

Editor: Admin author photo
Dimpo, Dewan Penasehat Garda Merah Putih Halmahera Timur (sumber:ist)

Haltim,- Garda Merah Putih meminta Pejabat Bupati Halmahera Timur tidak boleh berpihak, mengingat sekarang Haltim dalam situasi menghadapi Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020.

Dimpo, Dewan Penasehat Garda Merah Putih Halmahera Timur mengatakan Pemerintah Provinsi Maluku Utara sudah memproses pejabat Bupati Kabupaten Halmahera Timur sejak Senin kemarin di Kementrian dalam negeri (Kemendagri). 

"Kami mendesak kepada Gubernur Maluku Utara agar lebih jeli melihat orang-orang yang memiliki kapasitas dan mumpuni serta tidak memiliki kedekatan politik dengan para kandidat bupati yang sedang akan bertarung dipilkada serentak 9 Desember 2020," Pinta Dimpo. Rabu (16/09) di Haltim.

Ia mengakui memang terjadi kekosongan dalam pemerintahan tersebut karena hanya ada hanya Plt. Sekda sehingga usulan dari gubernur provinsi Maluku Utara sangat tepat dan harus ada salah satu pejabat yang disepakati Mendagri sebagai bentuk transformasi nilai-nilai pembangunan di Haltim. 

Lanjutnya mengatakan melihat situasi perpolitikan di Halmahera Timur yang sedang berlangsung konsolidasi, semua kandidat kemudian melakukan berlomba-lomba mendekati hati rakyat untuk mendapatkan suara terbanyak. 

Dimpo bilang Kabupaten Halmahera Timur bangkit dan berkembang secara pesat sesuai dengan semangat Limabot Fayfiye dan semangat pemekaran.

"Atas dasar semangat perjuangan para founding father untuk memperjuangkan daerah ini untuk dimekarkan dan kemudian menuai hasil sampai sekarang, sehingga tongkat estafet pembangunan harus terus berkembang dan berkelanjutan secara kontinyu," papar Dimpo. 

Sebagai anak daerah yang peduli dengan daerahnya Dimpo berulang berkata kepada Gubernur Provinsi Maluku Utara agar lebih jeli melihat orang yang memiliki kapasitas yang bagus dan mengetahui betul kondisi culture masyarakat sesuai falsafah daerahnya. 

"Yang nantinya dipilih menduduki kursi Pejabat Bupati di Kabupaten Halmahera Timur sampai pelantikan Bupati defenitif kami minta untuk pejabat tersebut tidak mengintervensi gaya politik disalahsatu kandidat, bahkan bisa jadi turut terlibat dalam manuver politik," tandasnya. 

Ia berharap politik di Haltim akan berjalan dengan aman, damai dan sejuk sehingga mampu menciptakan kondisi pilkada yang berkualitas dan bermartabat. 

"Semoga daerah kabupaten Halmahera Timur ini kedepan dengan jalannya politik yang jurdil maka akan melahirkan pemimpin hasil pilihan rakyat yang mampu membangun daerah 5 tahun kedepan dengan semangat yang dimilikinya untuk percepatan pembangunan yang lebih baik," pungkasnya (red) .
Share:
Komentar

Berita Terkini