Gubernur Bakal Menugaskan Pejabat Menduduki Jabatan Plt Bupati/Walikota

Editor: Admin author photo

Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba
SOFIFI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara dalam waktu dekat akan menugaskan enam pejabat untuk menduduki jabatan sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati/Walikota di enam Kabupaten dan Kota yang melaksanakan Pilkada 2020.

Saat ini Pemprov Maluku Utara melalui Biro Pemerintahan masih menggembleng sejumlah nama pejabat eselon II yang akan ditugaskan mengisi enam posisi kekosongan tersebut.

“ Insya Allah, kalau kita sudah rapatkan kemudian sudah memenuhi syarat tinggal diusulkan nama dan di tanggal 25 September mungkin sudah pelantikan,” tutur Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba kepada wartawan di Kantor Perwakilan Maluku Utara di Ternate, Kamis (03/09/2020).

Meskipun pelantikan Plt Bupati/Walikota telah dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 25 September mendatang. 

“ Saat ini ada 8 Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pilkada minus Kota Ternate dan Kabupaten Halmahera Selatan yang tidak ditunjuk pelaksana tugas. Sebab petahana tidak mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah. Nah, hanya enam daerah saja yang mengisi kekosongan Plt Bupati/Walikota,” ungkap Abdul Gani.

Gubernur memaparkan enam daerah yang diusulkan untuk mengisi kekosongan itu, diantaranya Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten  Kepulauan Sula dan Kabupaten Pulau Taliabu.

"Mengenai siapa yang diusulkan Plt Walikota/Bupati di enam daerah tersebut. Menurut Gubernur  Maluku Utara masing-masing Kabupaten/Kota diusulkan ada tiga nama. Nah, dari kemudian dari tiga nama yang diusulkan tersebut nanti dinilai oleh Dirjen Otonomi Daerah (Otda) oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Jika sudah memenuhi syarat maka akan segera dilantik," tukasnya.

Kendati demikian, Abdul Gani Kasuba, sempat bercanda bahwa di Kabupaten Halmahera Utara, Kota Tidore Kepulauan sudah ada yang dijagokan. Tapi orang nomor satu di Provinsi Maluku Utara enggan membeberkan siapa saja yang bakal di usulkan Kementerian Dalam Negeri.

“ Kan satu daerah tiga orang yang diusulkan,  nanti tiga orang tersebut apakah memenuhi syarat di Dirjen OTDA. Nah, kemungkinan Kepala Dinas ESDM Hasyim Daeng Barang di Halbar, Kepala  Pendidikan dan Kebudayaan Imam Makhdi Hassan itu rencananya kita tempatkan Tidore,” tutupnya. (tim/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini