Ini Daftar Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Minsel

Editor: Admin author photo
Foto: Para Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Minsel Saat Menerima Nomor Urut Calon

MINSEL- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) hari ini menggelar rapat pleno terbuka pengudian nomor urut pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Minsel, Kamis (24/09).

Setelah melalui hasil pengudian oleh KPU Minsel, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Minsel usungan Partai Golkar Michaela Elsiana Paruntu (MEP) dan Ventje Tuela (VT) mendapatkan nomor urut 1, Kemudian Pasangan Calon perseorangan (Non partai) Royke Sondakh (Roso) dan Harits Andri Umboh (Harum) mendapatkan nomor urut 2, serta pasangan calon usungan partai PDIP Franky Donny Wongkar (FDW) dan Pdt. Petra Yani Rembang (PYR) mendaptkan nomor urut 3.

Demi menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan dari ketiga simpatisan paslon, kegiatan ini dijaga ketat oleh Pihak Kepolisian, TNI dan SatpolPP.

Kapolres Minsel AKBP. Norman Sitindaon saat di wawancarai mengatakan bahwa untuk mengamankan Kegiatan ini sedikitnya ada 115 anggota Polri, 30 anggota TNI, dan 50 anggota Satpol PP yang di turunkan.
"Untuk pengamanan kegiatan tahap ini Polres Minsel menurunkan 115 personil Polri di bantu dengan Anggota TNI dari Kodim Minahasa sebanyak 30 Anggota, dan 50 anggota Satpol PP," ujar Kapolres

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat sehubungan dengan Pilkada tahun ini ditengah Pandemi Covid19 agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

"Karna pilkada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana kita diperhadapkan dengan pandemi Covid19, Tadi saya sudah menyampaikan Maklumat Kapolri agar supaya tahapan pilkada nanti harus ikut sesuai protokol kesehatan," tutur Norman.

Lanjutnya, untuk kegiatan kampanye nanti harus sesuai dengan peraturan KPU dan tidak di izinkan untuk melakukan Konvoi massa.

"Harapan kami untuk kegiatan berupa rapat ataupun kampanye nanti harus sesuai ketentuan dan peraturan KPU dengan mematuhi protokol kesehatan supaya tidak terjadi cluster baru. Untuk konvoi sesuai dengan Maklumat Kapolri tidak di izinkan karna nantinya akan mengumpulkan masa yang banyak," tutup Kapolres yang memimpin langsung pengamanan. (Khutni)
Share:
Komentar

Berita Terkini