Jika Terpilih, Paslon MS-SM Dorong Program Kartu Sakti Berisi Program Pemberdayaan

Editor: Admin author photo
Cawabup Syafruddin Mohalisi bertatap muka dengan pendukung  dan simpatisan MS-SM (foto/Ist)
TALIABU - Pasangan calon bupati dan wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) Muhaimin Syarif-Syafruddin Mohalisi  (MS-SM) mulai turun berkonsolidasi  menyapa pendukung dan simpatisan di Desa Tolong dan Todoli, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Selasa (15/09) sore kemarin. 

Cawabup Syafruddin Mohalisi dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan silaturahmi dan kunjungan tatap muka perdana dengan pendukung dan simpatisan MS-SM di desa Tolong dan Todoli.

Foto/Istimewa
Dalam pertemuan itu, Syafruddin Mohalisi, menyampaikan visi dan misi yang akan diimplementasikan, jika dirinya terpilih bersama calon bupati Muhaimin Syarif pada Pilkada nanti. 

Salah satunya adalah program kartu sakti yang diperuntukkan untuk masyarakat selama lima tahun.

"Dalam kartu sakti itu berisi program pemberdayaan masyarakat dibidang perikanan dan pertanian serta nomor telepon yang aktif selama 24 jam. Jadi masyarakat dengan mudah bisa menggunakan kartu tersebut untuk meminta bantuan perikanan dan pertanian,” papar Syafrudin Mohalisi.

Selaku Anak muda Pantai Utara Pulau Taliabu. Syafrudin juga memaparkan sejumlah  program prioritas yang akan dituangkan dalam visi dan misi MS-SM yakni, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, pendidikan, listrik, telekomunikasi dan pembangunan ekonomi.

Foto/Ist
Di sektor pendidikan MS-SM akan melakukan  MoU dengan Universitas Khairun Ternate agar Kabupaten Pulau Taliabu mendapat kuota mahasiswa kedokteran yang berlangsung selama lima tahun.

Sementara bidang kesehatan MS-SM juga akan menyiapkan transportasi speedboat ambulance yang akan Mobile di seluruh Desa di wilayah Pulau Taliabu.

"Speed boad ambulance ini disiapkan agar cepat dan tepat dalam penanganan pasien gawat darurat, sehingga pasien tidak berlama-lama di dalam puskesmas akan tetapi langsung dirujuk ke RSUD Bobong dan jika RSUD Bobong tidak bisa menangani maka langsung dirujuk ke RSUD terdekat, misalnya Banggai Laut dan Luwuk,” kata Mohalisi. (Tim/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini