Lima TK di Tikep Naik Status

Editor: Admin author photo
Acara peralihan TK Se-Tikep dari Swasta Ke Negeri

TIDORE - Sebanyak lima taman kanak-kanak yang ada di Kota Tidore Kepulauan resmi beralih status menjadi negeri, peresmian alih status di lima taman kanak-kanak (TK) ini berlangsung di TK Olemayoma Kelurahan Tomalou Kecamatan Tidore Selatan Kota Tidore Kepulauan. Sabtu (12/9/2020)

Proses penegerian ini diawali dengan penandatanganan dan penyerahan SK oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim, dengan adanya pengalihan status maka Kota Tidore telah memiliki 12 lembaga taman kanak-kanak yang sudah berstatus negeri dari 99 taman kanak - kanak.

Proses penegerian tersebut sesuai dengan keputusan Walikota Nomor 104.2 tahun 2020 masing-masing diantaranya TK Olemayoma Tomalou menjadi TK Negeri Pembina II Kecamatan Tidore Selatan, TK Seruni Indonesiana manjadi menjadi TK Negeri Pembina II Kecamatan Tidore, TK Sahjati Rum menjadi menjadi TK Negeri Pembina II Kecamatan Tidore Utara, TK Pelita Sofifi menjadi menjadi TK Negeri Pembina II Kecamatan Oba Utara dan TK Galasti Galala menjadi TK Negeri Pembina II Kecamatan Oba Utara.

Wali Kota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menganggap sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam pembangunan, sehingga dirinya sejak dilantik menjadi Wali Kota Tidore sudah menggratiskan biaya pendidikan hingga jenjang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP)." TK dan SD adalah generasi emas yang harus di bina dengan baik," kata Ali.

Ali menambahkan, perjuangan untuk menjadikan sekolah (taman kanak - kanak) yang berstatus swasta menjadi negeri tidaklah mudah," Alhamdulilah, saya dan wakil saya dapat memperjuangkan semua itu baik dari sisi administrasi," tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dokumalamo mengatakan ada dua masalah penting yang sementara ini pemerintah pusat dan pemerintah daerah giat melaksanakan yaitu perluasan akses pendidikan dan peningkatan mutu pendidikan.

" Untuk perluasan akses pendidikan, pemerintah melaksanakan dua program yaitu ketersediaan yang berarti menyediakan lembaga dan bangunan sekolah agar masyarakat tidak jauh menyekolahkan anaknya serta keterjangkauan artinya pemerintah menyediakan anggaran yang cukup agar masyarkat mampu menyekolahkan anaknya," tuturnya.

Kegiatan tersebut di hadiri, Kadis Pendidikan, Kadispora, Camat Tidore Selatan, Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Tidore Selatan, Kepala Sekolah dan Dewan Guru se Kecamatan Tidore Selatan, Ketua Komite Guru TK se-Kota Tidore Kepulauan.(Aidar)
Share:
Komentar

Berita Terkini