Maitara Dicanangkan Jadi Pulau Bebas Pornografi Anak

Editor: Admin author photo
Walikota Tikep Saat menerima Penghargaan (foto:ist) 
TIDORE- Pulau Maitara yang dikenal dengan Pulau Uang Seribu resmi dicanangkan sebagai Pulau bebas Pornografi anak yang dikemas dengan "Seribu Mimpi Maitara (SerbuMMI) Untuk Anak Maluku Utara" yang dicanangkan oleh, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, I Gusti Ayu Bintang Puspayoga, yang diwakili oleh Deputi Bidang Perlindungan Anak Republik Indonesia (RI) Nahar SH, M. Si yang berlangsung di Kawasan Pariwisata Pulau Maitara, Kamis (24/9/2020)

Sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, I Gusti Ayu Bintang Puspayoga, yang dibacakan oleh Deputi Perlindungan Anak, Nahar mengatakan bahwa Suatu Negara, sumber daya yang paling berharga bagi suatu negara adalah sumber daya manusia.

"Maka investasi terbesar bagi Bangsa Indonesia berada di tangan 30,1 persen atau 79,55 juta anak Indonesia, yang harus kita penuhi hak-hak mereka," kata Nahar.

Tak lupa Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga menitipkan pesan kepada anak-anak di Provinsi Maluku Uatara agar menjadi anak yang kuat, selalu berpikir positif, dan terus disiplin dalam menjalankan protocol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama Gubernur Provinsi Maluku Utara yang di Wakili  oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Idham Umasangaji dalam sambutanya mengatakan bahwa sangat mendukung pencanangan Maitara sebagai Pulau bebas pornografi serta berharap menjadi pilot project bagi wilayah lainnya dalam mewujudkan perlindungan anak khususnya dari bahaya pornografi.

"Kepada Aparatur Desa dan semua elemen masyarakat agar berkomitmen dalam menjalankan sistem perlindungan anak," ungkapnya.

Sementara Walikota Tidore Kepulauan Capt H. Ali Ibrahim dalam sambutannya mengatakan bahwa atas nama Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kota Tidore mengucapkan selamat datang kepada Bapak  Nahar bersama rombongan.

"Selamat datang di Kota Tidore Kepulauan Kota kecil yang berhasil meraih 9 (Sembilan) kali piala Adipura dan WTP 6 (Enam) kali," ujar Ali.

Ali juga mengaku dengan senang hati untuk pencanangan Pulau Maitara sebagai Pulau bebas pornografi anak dan berkomitmen untuk menjaga predikat tersebut.

Sementara  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku Utara Musrifah Alhadaar dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan pencanangan ini dikemas dengan tema Seribu Mimpi Maitara (SerbuMMI)

"Untuk Anak Maluku Utara dengan harapan agar mimpi anak-anak Maluku Utara, dimulai dari Pulau Uang seribu ini". Ujarnya

Dalam kegiatan itu juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak di Maluku Utara yang ditandatangani oleh sejumlah Kepala Daerah di Provinsi Maluku Utara, Ketua Tim Penggerak PKK se-Provinsi Maluku Utara, Sejumlah Tokoh se Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan ini pun dirangkaikan dengan Pengukuhan Forum Anak dan Penyampaian komitmen 4 Kepala Desa di Pulau Maitara untuk terus menjaga predikat yang telah diraih.

Sebelum meninggalkan Pulau Maitara Deputi Perlindungan Anak menyempatkan diri meninjau industry rumahan hasil produksi lokal yakni ikan fufu.(Aidar).
Share:
Komentar

Berita Terkini