Mantan Anggota DPRD Sebut HT Berhasil Membangun Infrastruktur di Kepsul

Editor: Admin author photo
Kampanye pasangan nomor urut 1 Paslon HT-Umar di Desa Waitamela (foto/Ist)
SANANA – Mahyudin Fokatea menegaskan Hendrata Thes berhasil membangun infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) yang dulunya tersekat-sekat.

“ Dalam waktu yang sangat singkat sekitar 4 tahun setengah untuk segala hal kebutuhan masyarakat tidak bisa diselesaikan, karena itu basudara semua di Desa Waitamela mendukung Paslon HT-Umar agar demi kepentingan infrastruktur di Kepsul,” tutur Mahyudin Fokatea mantan anggota DPRD Kepsul Periode 2014-2019, pada kampanye Paslon Bupati dan Wakil Bupati, Hendrata Thes dan Umar Umabaihi (HT-Umar) di Desa Waitamela, Kecamatan Mangoli Timur, Rabu (30/09/2020).

Sebagai mantan wakil rakyat, Mahyudin Fokatea, tentu mengetahui apa yang dilakukan Hendrata Thes selama memimpin Kabupaten Kepulauan.

“ Kepemimpinan pak Hendrata kurang lebih 5 tahun berhasil membuka akses yang dulu terisolir, untuk itu pada kesempatan ini saya meminta agar warga desa waitamela memilih kembali HT-Umar demi kepentingan pembangunan untuk bisa di nikmati bersama,” ajak Mahyudin, sembari menegaskan pada 9 Desember mendatang jangan lupa pilihan Paslon HT-Umar, agar mereka melanjutkan pembangunan.

Tak hanya itu, sosok Hendrata Thes lebih tahu titik-titik mana yang belum disentuh. “ Itu sebabnya  masyarakat harus memberikan kesempatan 5 tahun ke depan agar pak Hendrata dan pak Umar untuk diselesaikan,” ungkap Mahyudin.

Meskipun Desa Waitamela adalah basis Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Tetapi secara kelembagaan PKB mengusung Paslon HT-Umar di Pilkada ini.

"Yang hadir ini dua orang dari mantan anggota DPRD dari Fraksi Golkar dan satu mantan Caleg dari partai Golkar, kemudian di belakang kami bertiga ini masih banyak orang-orang Golkar yang mendukung Paslon HT-Umar, kami sudah berkomitmen untuk memenangkan HT-Umar pada 9 Desember mendatang, “katanya.

Dia menambahkan pasangan HT-Umar ini adalah orang Sula asli, Kepulauan Sula yang berhak memimpin adalah orang asli Sula,” tegas Mahyudin. (di)

Share:
Komentar

Berita Terkini