Temu Alumni SMA Muhammadiyah Usman Sidik Bakal di Undang

Editor: Admin author photo
Abdullah Adam, Inisiator temu alumni SMA Muhammadiyah Kota Ternate
TERNATE- Kegiatan temu alumni SMA Muhammadiyah Kota Ternate tetap dilaksanakan para inisiator. Meskipun ada sebagian alumni yang menilai pertemuan seluruh angkatan itu ada nuansa politik.

Rupanya, inisiator Abdullah Adam, tidak mau mengambil pusing dengan “celoteh” sebagian alumni. Baginya rencana temu alumni SMA Muhammadiyah Kota Ternate tetap dilakukan  pada tanggal 26  September 2020 mendatang.

“ Pertemuan ini benar-benar murni silaturahmi,” Tegas Abdullah Adam melalui rilisnya, Sabtu (19/09/2020).

Abdullah mempertegas temu alumni ini, maka kita akan saling kenal antara satu angkatan dengan angkatan lainnya. Di mana temu alumni itu melibatkan angkatan pertama sejak SMA Muhammadiyah Kota Ternate ini berdiri sampai angkatan tahun 2020.

“ Jadi temu alumni ini tidak ada nuansa politik dan tidak ada yang menunggangi dibalik dari kegiatan ini,” Kata Alud sapaan karibnya.

Soal pernyataan Mudasir Ishak alumni angkatan 2004. Justru, Alud balik bertanya kenapa harus panik dengan temu alumni ini. “ Kalau sampai ada yang panik dengan kegiatan ini, maka patut dipertanyakan. Ada apa dibalik kepanikan ini?. 

Alud dengan santai, namun tegas bahwa temu alumni ini tidak ada yang namanya nuansa politik, jika ada alumni yang merasa bahwa dia benar-benar alumni ya silahkan datang di kegiatan nanti untuk saling kenal. 

Bahkan,  inisiator temu alumni ini menantang calon bupati Halsel, untuk hadir pada kegiatan temu alumni seluruh angkatan SMA Muhammadiyah Kota Ternate. “ Apabila pak Usman Sidik merasa sebagai alumni ya silahkan datang pada acara ini biar kita saling kenal. Dan saya sebagai inisiator akan mengundang bapak Usman Sidik untuk hadir pada tanggal 26 September nanti, karena beliau juga sebagai alumni,' tutur Alud.

Mengenai isu ijazah palsu, bagi Abdullah, pihaknya tidak mempermasalahkan. Apakah ijazah itu palsu atau tidak. “ itu bukan urusan kami, tetap kami sebagai alumni merasa tersinggung dengan beberapa pekan terakhir ini nama SMA Muhammadiyah Kota Ternate dibawah-bawah dalam hal politik. Apalagi menyebutkan SMA Muhammadiyah Kota Ternate adalah memproduksi ijazah palsu,” kesal Alud.

Untuk itu, inisiator temu alumni menjelaskan tujuan dari kegiatan ini untuk memulihkan nama baik SMA Muhammadiyah Kota Ternate itu sendiri.  

“  Sekali lagi saya sampaikan adanya berita yang kurang baik atas nama SMA Muhammadiyah ini membuat reputasi Muhammadiyah di mata masyarakat Maluku Utara sangat buruk. Karenanya pertemuan ini penting dilaksanakan,” tutupnya. (Tim/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini