Tiga Paslon Di Tikep Resmi Gelar Deklarasi Damai

Editor: Admin author photo
Foto Bersama Tiga Kandidat Calon Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan. (Foto:ist) 
TIDORE- Masa kampanye pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tidore Kepulauan tahun 2020 telah tiba, di KPU Kota Tidore Kepulauan, kedatangan tiga pasangan calon ini guna untuk menyampaikan visi-misi
untuk meyakinkan masyarakat bahwa siapa yang paling terbaik dipercaya rakyat memimpin kota Tidore Kepulauan selama 5 tahun kedepan.

hal ini di sampaikan oleh ketua KPU  Kota Tikep Abdullah Dahlan kepada sejumlah wartawan Sabtu (26/9/2020) Kata dia, Para kandidat pemimpin yang hadir ini masing-masing, dari paslon nomor urut 1, Basri Salama dan Muhammad Guntur Alting (BAGUS) yang diusung Partai Nasdem, PAN dan Partai Hanura,

Paslon nomor urut 2, Ali Ibrahim dan Muhammad Senin (AMAN) yang diusung dari PDI Perjuangan, PKS dan Partai dan PBB.

Dan Paslon nomor urut 3, Salahudin Adrias dan Muhammad Jabir Taha (SALAMAT) yang diusung PKB, Partai Demokrat dan Partai Golkar.

Sebagai calon pemimpin rakyat kota Tidore Kepulauan, ketiga Paslon tentunya harus menjunjung perdamain dan persatuan. Melalui momentum deklarasi damai yang digelar KPU Kota Tidore Kepulauan, 3 paslon bersepakat membubuhi tandatangan pernyataan kampanye damai dalam perhelatan demokrasi tahun 2020.

"Marilah kita menjaga ukhuwah persaudaraan, hindari hoax, jangan saling fitnah, hindari kampanye hitam, marilah jaga perdamaian," ucap Ketua KPU Kota Tidore Kepulauan, Abdullah Dahlan.

Berikut isi deklarasi kampanye damai pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tidore Kepulauan 2020.

1. Menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila dan UUD 1945.

2. Mengendepankan kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia di atas kepentingan suku, agama, ras dan antargolongan.

3. Mematuhi seluruh ketentuan penyelenggaraan pemilihan sesuai Undang-undang nomor 6 tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas Undang-undang nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati, dan/atau wali kota menjadi Undang-undang.

4. Mengikuti dan mentaati seluruh tahapan, jadwal, waktu dan tempat kampanye sesuai keputusan KPU Kota Tidore Kepulauan.

5. Tidak menggunakan cara kekerasan, politik uang, dan penggunaan fasilitas negara, dalam setiap pelaksanaan kampanye.

6. Menjaga dinamika politik yang kondusif dan ketertiban umum serta estetika lingkungan selama melaksanakan kegiatan kampanye sampai berakhirnya penyelenggaraan pemilihan 2020.

7. Memperhatikan protokol kesehatan, pencegahan dan penanggulangan Covid-19 selama melaksanakan kegiatan kampanye.

8. Tidak menempatkan atribut partai, dan alat peraga kampanye pada tempat ibadah, lembaga pendidikan (gedung sekolah), jalan protokol dan jalan bebas hambatan, kecuali tempat yang ditetapkan KPU Kota Tidore Kepulauan.

9. Mengedepankan musyawarah untuk mufakat, melakukan komunikasi dan koordinasi, serta menghormati hak dan kewajiban antar peserta, pengawas dan penyelenggara pemilihan umum, demi suksesnya penyelenggaraan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tidore Kepulauan 2020.

Kegiatan deklarasi damai diakhiri dengan foto bersama para paslon BAGUS, AMAN dan SALAMAT.

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Kapolres Tidore, Dandim 1505/Tidore serta Bawaslu Kota Tidore Kepulauan.(Aidar).
Share:
Komentar

Berita Terkini