Tokoh Adat Minta Gubernur Lantik Pj. Bupati Haltim

Editor: Admin author photo
Sangaji Bicoli, Samauan Seba
HALTIM – Belakangan ini opini liar  sengaja digulirkan untuk menolak pengusulan sejumlah nama-nama penjabat (Pj) Bupati Halmahera Timur (Haltim) yang diusulkan oleh Gubernur Maluku Utara ke Kementerian Dalam Negeri.

Kendati begitu, Sangaji Bicoli, Samaun Seba,  kepada redaksi media ini, Minggu (20/9/2020), tokoh adat ini tetap mendukung keputusan gubernur. Dan baginya usulan tersebut itu sudah tepat, sebab saat ini Haltim membutuhkan sosok penjabat yang familiar dengan masyarakat.

“ Kami meminta kepada gubernur Malut segera melakukan pelantikan penjabat Bupati Haltim untuk menjalankan roda pemerintahan yang sementara ini jalan di tempat,” tutur Samaun Seba.

Sangaji Bicoli ini pun menegaskan, gubernur jangan lagi merespon opini-opini yang sengaja memperhambat proses jalannya pemerintah.

“Saat ini Haltim belum mempunyai bupati definitif, karena itu kepada gubernur Maluku Utara segera melalukan pelantikan pejabat Bupati Haltim,” harapnya.

Hal yang sama diungkapkan Bobato Akhirat Kadi Sangaji Maba, Desa Gotowasi, Rasid Pandita, mengatakan keputusan Gubernur Malut dalam menempatkan penjabat itu sudah benar, dan itu masyarakat Haltim sudah menerima.

" Penjabat yang diusulkan gubernur untuk menjabat Bupati itu pastinya pilihan terbaik gubernur, jadi tidak harus dipermasalahkan.. Saatnya masyarakat Haltim butuh penjabat Bupati untuk menjalankan roda pemerintahan di Haltim,” pungkasnya.

Dia menambahkan langkah yang di ambil gubernur itu sudah tepat, apalagi di tengah pandemi Covid-19. “ Kami masyarakat adat Halmahera timur menyatakan sepenuhnya, sikap kami mendukung pejabat bupati Haltim yang di usulkan oleh gubernur ke Kemendagri sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku,” sambung Rasid.

 “ Siapa pun pejabat bupati, kami menegaskan bahwa kami masyarakat adat Halmahera timur siap menerima sepenuhnya. (Tim/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini