Warga Desa Sapa Gelar Ritual Mandi Safar dan Tolak Bala, Berharap Corona Cepat Selesai

Editor: Admin author photo
Foto: Proses Ritual Mandi Safar, Tolak Bala yang Digelar Oleh Masyarakat Desa Sapa Raya

MINSEL- Ratusan Warga di Desa Sapa Raya, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar ritual mandi safar dan Tolak bala, Sabtu (26/09).


Ritual mandi safar ini dipercaya warga sebagai ritual agar terjauh dari segala macam bahaya dan musibah.

Hamsah Hambali Imam Masjid Al-muhajirin Desa Sapa Raya mengatakan bahwa digelarnya ritual Mandi safar ini dengan tujuan sebagaimana bentuk rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha ESA.

"Ini sebagai bentuk rasa syukur kami kepada Tuhan, karna sampai saat ini kita masih diberikan kesehatan dan bisa berkumpul bersama di tahun 1442 Hijriah kali ini," ujarnya.

Imam pun menambahkan bahwa tujuan lain dari pelaksaan mandi safar ditengah pandemi corona ini, berharap agar pandemi segera berakhir.

"Kita tau bahwa dunia sedang diperhadapkan ujian terbesar, yaitu virus corona. Dengan adanya ritual Mandi safar ini agar virus ini cepat berlalu," tambahnya.

Budianto Abdul warga Desa setempat mengatakan bahwa dirinya ikut dalam acara ritual Mandi safar, semata-mata agar bisa terjauhkan dari bahaya.

"Ini proses mandi safar atau mandi tolak bala yang biasa dilaksanakan warga disini setahun sekali. Dengan harapan agat kita semua terjauhkan dari segala macam musibah. Apalagi kita tau saat ini, kita diperhadapkan dengan situasi pandemi corona. masyarakat berharap agar desa kami dijauhkan dengan virus tersebut," harapnya.

Hal Senada diungkapkan Arsadi Bulaloa, warga desa yang sama. Dirinya berharap agar dengan digelarnya ritual Mandi safar ini, desa sapa dan masyarakatnya terjauhkan dari segala marah bahaya.

"Selain Tolak bala, harapan kami semoga corona ini cepat berlalu," kata Arsadi. (Khutni)
Share:
Komentar

Berita Terkini