BNPT dan FKPT Malut Getol Ajak Masyarakat Terlibat Pencegahan Terorisme

Editor: Admin author photo

 

BNPT Saat Monitoring bersama FKPT Malut Dalam Mengajak Masyarakat untuk mencegah tindakan Radikalisme dan Terorisme (foto:ist) 

Ternate,-Badan Penanggulangan dan Pencegahan Terorisme Republik Indonesia (BNPT) RI kembali melakukan kegiatan monitoring pelibatan masyarakat dalam pencegahan Terorisme. Dengan tema bersama masyarakat kita tingkatkan kinerja Forum Koordinasi dan pencegahan Terorisme Maluku Utara. Ternate 8-10 Oktober 2020.


Kasubdit Pengawasan BNPT Moch Chairil Anwar dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa hari sangat bahagia karena bisa bersua dengan FK PT Malut dalam kegiatan yang baik tersebut. 


"Alhamdulillah, saya beserta rombongan bisa bertemu dengan pengurus FKPT Malut dengan keadaan yang sehat dan penuh kegembiraan, dalam rangka tingkatkan kinerja FKPT Malut," terangnya. 


Dalam kesempatan tersebut Chairil mengatakan BNPT memberdayakan kekuatan masyarakat sipil, tokoh keagamaan, tokoh adat dan mantan teroris dalam menangkal paham teroris, yang dilakukan dalam kegiatan seminar workshop dan lomba. 


"BNPT juga terus melakukan forum koordinasi pencegahan terorisme di 32 provinsi. Duta damai juga dibentuk BNPT untuk terus menekan paham terorisme dengan Pemanfaatan media sosial dengan pembuatan konten narasi," tambah Chairil Anwar.


Ia bilang tak hanya sinergitas dengan Kementerian dan berbagai Lembaga saja, BNPT juga tengah memberdayakan kekuatan masyarakat untuk menangkal paham terorisme.


"FKPT Maluku Utara adalah perpanjangan tangan dari BNPT dalam rangka melibatkan masyarakat untuk menekan lajunya gerakan tindakan kekerasan, terorisme dan radikalisme di Maluku Utara," cetusnya. 


Tidak hanya itu Chiaril berharap pengurus FKPT Malut di tiap bidang dapat meningkatkan kinerjanya. 


"Saya mengapresiasi Ketua dan Sek FKPT Malut beserta jajarannya pengurusnya yang terus getol dalam membangun keterlibatan masyarakat dalam pencegahan tindakan radikalisme dan terorisme, mulai dari bidang Penelitan, perempuan, pemuda, agama serta humas," sebutnya. 


Sementara itu Sekretaris FKPT Malut Hidayatussalama mengatakan kinerja FKPT Malut akan selalu mengingat pada Tahun ini banyak agenda yang di pending karena covid-19. 


"Kita tahu bersama bahwa ada beberapa agenda harus di pending karena mewabah covid-19, namun itu bagi kami bukan sebuah alasan untuk tidak menjalankan tugas yang diemban," ujarnya. 


Lanjut Hidayat mengatakan FKPT Malut telah menjalankan kegiatan yang berlanjut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 


"Meski beberapa giat di pending namun iu kemudian dialihakn untuk membantu negara dalam penanganan Covid-19 dan ketika kami mendengarkan itu sangat membantu warga yang terkena dampak, diantaranya hampir 7 miliar dana BNPT di gunakan untuk membantu negara dalam penanganan covid-19," terangnya. 


Ia berharap kedatangan BNPT akan selalu memacu kinerja para seluruh pengurus FKPT Di Maluku Utara untuk bekerja menangkal dan melibatkan masyarakat dalam pencegahan radikalisme dan terorisme. (Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini