Hak Di Pangkas, ASN Di Tikep 'Brontak'

Editor: Admin author photo
Suasana Hering ASN dengan Anggota DPRD (foto:ist) 

TIDORE - Apartur Sipil Negara ASN di Kota Tidore Kepulauan rupanya mulai marah besar terhadap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD lantaran hak mereka berupa Tambahan Penghasilan Pegawai TPP dari 75 Miliar  dipangkas hingga menjadi 26 Miliar, Senin (12/10/2020).

Sebelumnya Kantor DPRD Kota Tidore Kepulauan ini juga didatangi oleh 49 Kepala Desa yang tergabung dalam Asosiasi Perangkat Desa Indonesia APDES menyampaikan penolakan terkait dengan rencana DPRD memangkas ADD sebesar 4 persen dari 10 persen untuk membiayai masyarakat di Desa dengan BPJS.

Selain menuntut agar Tambahan Penghasilan Pegawai TPP tetap pada angka 75 Miliar seperti usulan awal, massa aksi juga meminta agar Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan meminta maaf kepada seluruh ASN dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) lantaran dalam rapat TAPD bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD beberapa waktu lalu ada Anggota DPRD yang mengatai TAPD " Munafik" sehingga terjadi adu mulut dengan Syofyan Saraha Kaban Bapelitbang Setda Kota Tidore Kepulauan.

Sebelum bergerak ke Kantor DPRD, para ASN ini mendapat dukungan Pjs Walikota Tidore Kepulauan Ansar Daaly, Pjs Walikota dalam arahannya mengatakan mendukung para Aparatur Sipil Negera (ASN) untuk menyampaikan aspirasinya di Kantor DPRD Kota Tidore Kepulauan.

"Tolong jaga protokol kesehatan dan tidak melakukan aksi-aksi yang lain dan aksi hari ini adalah aksi damai," pinta Pjs Walikota Ansar Daaly.

Para ASN ini kemudian dengan satu suara menuntut agar Anggota DPRD lebih khususnya Badan Anggaran (Banggar) segera mengesahkan 75 Miliar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). "Pemda bisa menghentingkan KUA PPAS. Dan juga Pemda wajib putuskan APBD menggunakan Perwali," kata Ramli Saraha.

Perdebatan panas terjadi antara ASN dan Anggota DPRD diruang paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Ahmad Ishak, dalam perdebatan tersebut berakhir tanpa ada keputusan dari DPRD, sehingga Ketua berserta sejumlah Anggota DPRD meninggalkan ASN diruang sidang.(Aidar)

Share:
Komentar

Berita Terkini