HT: Menghimbau Warga Menjadikan Pilkada Sarana yang Sehat Memilih Pemimpin

Editor: Admin author photo
Kampanye Paslon HT-UMAR di Desa Capalulu (foto/Ist)
SANANA -  Pertarungan para calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) menjelang pemilihan tanggal 9 Desember semakin sengit.

Pasangan calon Hendrata Thes dan Umar Umabaihi (HT-Umar) yang diusung Partai Demokrat, PAN, PKB, Gerindra, Perindo dan PKPI memiliki kans besar untuk memenangkan Pilkada.

Elektabilitas dan popularitas HT-Umar memang unggul jauh dibandingkan rivalitas dua pasangan calon. Tak heran, jika kampanye  calon petahana ini Desa Capalulu, Sabtu (03/10), ada sekelompok orang sengaja menolak pasangan nomor urut 1 ini pada saat berkampanye.

Kendati penolakan itu ada muatannya, namun calon Bupati Hendrata Thes menghimbau kepada warga untuk berdemokrasi secara baik, karena  demokrasi adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat sula selama ini. Di mana masyarakat sula yang selalu menghargai perbedaan sebagai bentuk ‘maksaira’ yang diwariskan para leluhur Sula.

“ Sekelompok kecil masyarakat yang menolak kehadiran HT-Umar tadi. Bagi saya adalah hal yang wajar dan tak perlu dibesar-besarkan, itu sebabnya seluruh masyarakat sula adalah satu,” ucap Hendrata Thes.

Hendrata menegaskan dirinya tidak pernah membedakan masyarakat satu dengan yang lainnya. “ Mereka adalah rakyatku yang harus diperlakukan sama,” ungkap Hendrata Thes.

Meskipun Hendrata saat ini adalah bupati aktif yang mengambil cuti kampanye. Tetapi HT salut kepada sikap masyarakat tersebut. Dengan begitu, kualitas demokrasi yang harus tumbuh berkembang.

“ Saya berharap masyarakat Kepulauan Sula khususnya di Capalulu agar menjadikan Pilkada ini sarana yang sehat memilih bupati dan wakil bupati Sula ke depan,” tutupnya. (di/red)


Share:
Komentar

Berita Terkini