Kampanye Di Tanjung Una, MS-SM di Jemput Pakai obor dan Tarian Adat

Editor: Admin author photo
MS Bersama Warga Tanjung Una 
Taliabu- Ratusan pendukung memenuhi pesisir desa Tanjung una dalam rangka penjemputan paslon Bupati dan wakil bupati kabupaten Pulau Taliabu H. Muhaimin Syarif dan Syafrudin Mohalisi (MS-SM), periode 2020-2025 untuk berkampanye di desa tersebut. Rabu (21/10/2020).



Menariknya dari penjemputan ini, MS-SM yanh baru riba di Tanjung Una pada pukul 17.00 WIT di sambut dengan memakai alat penerang tradisional atau yang biasa di sebut obor dan dengan teriakan nomor 1, Bupati Pulau Taliabu begitu menggemah


Tampak dari kejauhan, nyala obor yang berjejer menyinari pantai Tanjung Una, menampilkan keunikan tersendiri dengan keindahan yang begitu memanjakan mata.


Penjemputan ini-pun padahal mengandung pesan dan sengaja untuk di tampilkan dalam penjemputan paslon dengan Jargon "Taliabu untuk Semua" ini. 


Asrudin selaku koordinator penjemputan mengaku bahwa konsep penjemputan ini sengaja di lakukan kepada MS-SM, sebab ia menilai jika MS-SM terpilih menjadi Bupati dan wakil Bupati maka pemerataan di semua sisi akan terpenuhi.


"Bahwa selama ini kabupaten pulau taliabu secara umum dan khususnya kecamatan Taliabu utara masih dalam kegelapan sehingga tadi kami adakan penjemputan seperti itu, agar calon bupati tau dan peduli terhadap kondisi di tanjung una, jadi memang keadaan Taliabu selama ini sangat mengkhawatirkan sekali. Sehingga kami percaya bahwa MS-SM bisa membawa perubahan terhadap Taliabu agar masyarakat merasakan listrik secara merata terutama di desa Tanjung Una," ungkapnya. 


Selain penjemputan memakai obor, MS-SM juga di suguhkan dengan tarian adat agar pelestarian dan perlindungan terhadap budaya lokal tetap tetap terjaga.


"Tadi itu juga bisa di lihat, ada tarian cakalele sebagai tarian adat orang taliabu dan tarian silat dari buton sebagai simbol bahwa adat dan budaya perlu di lindungi dan di lestarikan," kata Asrudin.


Asrudin optimis di desa tempat kelahirannya tersebut, paslon nomor 1 ini bakal meraup suara di angka 75%.


"kami optimis MS-SM akan menang disini, dan itu ada di angka 75%,"tukasnya.


Optimisime ini kata Asrudin, sebab masyarakat Tanjung una tidak lagi percaya kepada paslon nomor urut 2 Aliong Mus-Ramli akibat janji mereka pada pilkada 2015 saat berkampanye dan sampai hari ini tidak terealisasi.


"Janji Aliong Mus itu saat berkampanye di pilkada 2015 di tanjung Una ini bila dia terpilih ada 3 yang sampai hari ini tidak di laksanakan, pertama adalah Tanjung Una akan di jadikan sebagai kecamatan, ke dua adalah menghadirkan pasar desa untuk masyarakat disini dan janji 1X1 yang sampai saat ini tidak terealisasi, Sehingga masyarakat disini tidak percaya janji-janji palsu lagi dan mereka semua akan beralih ke MS-SM," tutupnya. (Ari)

Share:
Komentar

Berita Terkini