Mencegah Radikalisme, Ketua FKPT Malut "Bacarita" dengan Mahasiswa Baru Unkhair Ternate

Editor: Admin author photo
Ketua FKPT Maluku Utara Saat Bacarita Radikalisme dengan Mahasiswa Baru Universitas Khairun Ternate (foto:ist) 
Ternate, Mencegah dan menangkal tindak kekerasan radikalisme di Kampus, Ketua Forum Koordinasi dan Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Maluku Utara, Mukhtar Adam melakukan "Bacarita" bersama mahasiswa baru universitas Khairun Ternate. Senin (05/10). 
Mukhtar kepada media ini mengatakan tema yang di angkat dalam Bacarita tersebut adalah Pencegahan dan Penanggulangan Intoleransi, Radikalisme, Terorisme, dan Penyebaran Paham-Paham yang Bertentangan dengan Ideologi Negara. 
"Banyak penyampaian dalam bacarita tersebut di antaranya penyebaran paham-paham yang Bertentangan dengan Ideologi Negara, dan faktor terjadi penyebaran paham-paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila," ungkap Dosen FEB Unkhair itu. 
Lanjut Mukhtar menyebutkan banyak faktor yang bisa mempengaruhi terjadinya tindak kekerasan dan radikalisme. 
"Ada faktor sosial-politik, faktor emosi keagamaan, faktor kultural, faktor ideologis anti westernisme dan faktor kebijakan pemerintah serta faktor psikologis," sebutnya. 
Ia juga bilang sebagai mahasiswa harus berideologi pancasila dan mengimplementasi nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari maka menghadapi radikalisme akan dapat di lawan.
"Tidak mengejek masyarakat yang berbeda agama, tidak ikut campur urusan agama orang lain, tidak memaksakan orang lain menganut agama kita dan membiarkan masyarakat yang berbeda agama beribadah dengan tenang," papar Mukhtar. 
Tidak hanya itu Mukhtar juga mengajak mahasiswa selalu rukun walaupun berbeda agama dan berpikir baik kepada masyarakat yang berbeda agama.
"Berteman dengan siapa saja walaupun berbeda agama, tidak merusak tempat ibadah orang lain dan saling peduli, tolong menolong walaupun berbeda agama serta tidak mengganggu orang lain yang berbeda agama ketika beribadah," sambungnya. 
Lebih lanjut dalam kesempatan tersebut Ketua FKPT Malut itu juga membeberkan ciri radikalisme dan terorisme. 
"Ciri ciri bibit Radikalisme adalah Klaim kebenaran tunggal, memperberat ibadah yang sebenarnya ringan (sunat, red), seakan-akan wajib dan kasar dalam berinteraksi, keras dalam berbicara, dan emosional mudah berburuk sangka kepada orang lain di luar kelompoknya serta mudah mengkafirkan orang lain walau sesama agama," jelasnya. 
Dalam bacarita tersebut juga Ketua FKPT Malut mengajak mahasiswa baru melakukan pencegahan dan penanggulangan radikalisme dan terorisme dimulai dari lingkungan sekitar. 
"Memperkenalkan ilmu pengetahuan dengan baik dan benar, memahamkan ilmu pengetahuan dengan baik dan benar dan Meminimalisir kesenjangan sosial," ajaknya. 
Selain itu selalu ia mengajak mahasiswa menjaga persatuan dan kesatuan, berperan aktif dalam melaporkan radikalisme dan Terorisme. 
"Selalu tingkatkan pemahaman akan hidup kebersamaan, menyaring informasi yang didapatkan serta ikuut aktif mensosialisasikan radikalisme dan terorisme," harapnya. (Red-tim)
Share:
Komentar

Berita Terkini