Pembawa PKB Pulau Taliabu Ajak Masyarakat Parigi Menangkan MS-SM

Editor: Admin author photo
Anton Saat Menyampaikan orasi politik (foto:ist) 

Taliabu- Pembawa partai kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pulau Taliabu, Anton Hardi mengajak masyarakat desa Parigi kecamatan Taliabu timur untuk memenangkan pasangan Calon bupati dan wakil Bupati, H. Muhaimin Syarif dan syafrudin Mohalisi. Rabu (21/10/2020).


Untuk diketahui, desa Parigi adalah salah satu desa kelahiran Sukardinan budaya yang atas kerja keras masyarakatnya berhasil mengantarkannya menjadi Anggota DPRD Pultab dari partai PKB pada pileg yang lalu melalui suara 400 lebih.


Dari informasi yang dihimpun media ini, Sukardinan Budaya dan anton hardi saat ini berbeda haluan dalam kerja-kerja pemenangan paslon Bupati dan wakil Bupati. Anton hardi ke paslon nomor 1 MS-SM dan Sukardinan Budaya ke paslon nomor 2 AMR.


Dalam kampanye MS-SM di desa parigi, Anton hardi mengatakan alasan dirinya hingga harus berbeda haluan dan tak mengindahkan intruksi partainya.


"Selayaknya yang ada di panggung ini bukan saya karena partai saya dukung di sebelah (AMR), tapi yang jadi pertanyaan kenapa ada orang PKB yang dari  tahun 2008 sudah di sumpah dan di baiat di kota makassar tapi kemudian sampai hari ini tidak mengikuti rekomendasi partainya. Nah itu yg saya mau jelaskan kepada bapak dan ibu sekalian." ungkap Anton mantan Aktifis PMII kota Makassar ini.


Anton yang adalah wakil ketua 1 di DPC PKB Pultab ini bilang bahwa dukungan dirinya kepada MS-SM didasari oleh catatan dan fakta yang terjadi selama kepemimpinan AMR selama 1 periode.


"Kenapa saya tidak mau ke sebelah (AMR), bukan karena saya tidak dapat apa-apa di sebelah, malah rayuan bujukan dan jabatan banyak masuk ke saya, mulai dari tawaran menjadikan istri saya sebagai kepala sekolah, mau atur proyek karena partai koalisi, hingga mau di lantik di PDAM, tapi saya tra mau karena saya sayang dan jatuh cinta kepada Muhaimin Syarif dan syafrudin Mohalisj, saya tra mau, saya pe hati dan akal disini (MS-SM), ini di karenakan catatan kritis saya terhadap fakta-fakta yang ada selama kepemimpinan Aliong-Ramli 1 periode terlalu banyak itupun tidak perlu saya sampaikan karena terlalu banyak dan bahkan tidak cukup hanya untuk satu malam,  Bebernya.


ia menjelaskan, Kemarin di pemilu 2019, alhamdulillah suara dan dukungan bapak ibu sekalian yang ada di parigi mampu mengantarkan partai kami PKB ada di DPRD Kabupaten pulau Taliabu


"Di taliabu ini persoalan komitmen, dari pantai pesisir sampai samuya, hanya ada beberapa desa yang komitmennya cukup luar biasa, salah satunya di Parigi, kalau sudah A, biar potong leher tetap A, dan itu terbukti seperti di pileg kemarin, masyarakat parigi mampu mengantarkan saudara saya sukardinan Budaya menjadi anggota DPRD Pulau Taliabu. olehnya itu tong tetap komitmen di tanggal 9 desember MS-SM, tong terima form C1 itu MS-SM menang di parigi."tukas Anton di balas warga nomor 1 lantik.


Anton hardi juga menegaskan, bahwa bukan hanya dirinya yang akan memenangkan MS-SM, melainkan semua kader dari partai PKB dipastikan akan ke paslon nomor urut 1 ini.


"Semua orang PKB dari tingkat DPC sampai DPAC di semua kecamatan di Taliabu itu trada yang di sebelah (AMR) semua mengatakan sikap untuk mendukung H. Muhaimin syarif dan syafrudin Mohalisi sebagai bupati dan wakil bupati, itu di catat dan cek di lapangan orang PKB mana yang dukung orang di sebelah, itu trada saya pastikan itu."Tegasnya.


Lanjut Anton hardi, Beredar issue lagi bahwa tetangga di sebelah, mengatakan kalau AMR tidak menang di parigi maka saudara saya Sukardinan Budaya akan di PAW dari DPRD, itu omong kosong, dan kalau dong bilang bagitu lagi Anton hardi ajak kamomg sumpah pocong di mesjid, jangan kalian bicara fitnah


"Kalau ada yang mau di PAW saya yang akan menggantikan karena saya adalah pemenang kedua kemarin di dapil 2, tapi saya pastikan tidak ada yang mau PAW saudara saya sukardinan Budaya dari DPRD, dia tetap aman sampai periode berakhir dia di DPRD, Proses PAW itu ada dia pe tahapan, ada prosesnya, kecuali ada pelanggaran di internal, baru itu partai mendukung dan merekomendasikan dan seterusnya, terakhir kata kuncinya dan itupun kecuali ada di tandatangani oleh Gubernur sebagai perpanjangan tangan dari kementerian dalam negeri, jadi buka bupati dan tra mungkin kaalu bupati PAW anggota DPRD. "Tutup mantan sekretaris DPC PKB Pultab ini.(Ari)

Share:
Komentar

Berita Terkini