Tepis Tudingan Lawan Politik, MS Sebut itu isu Murahan Tak Produktif

Editor: Admin author photo

 

Calon Bupati Pulau Taliabu, H. Muhaimin Syarif bersama pendukungnya di Desa Loseng
TALIABU-  Kendati isu miring selalu di alamatkan kepada Calon Bupati H. Muhaimin Syarif (MS) oleh simpatisan dan pendukung rival politik.

Bagi MS itu adalah isu murahan yang tidak produktif. Pasalnya, MS diduga sebagai orang yang merusak dan menjual hutan Pulau Taliabu. 

Selain itu MS masuk dalam jajaran Komisaris PT. Taliabu Godo Mogena (TGM) sebuah perusahaan korporasi yang beroperasi di Pulau Taliabu melalui HPH (Hak Penguasaan Hutan) sebesar 85 ribu hektar.

Muhaimin Syarif atau akrab di sapa Ade Ucu ini balik mengouter isu miring menimpa dirinya. Dihadapan pendukung dan simpatisannya di Desa Loseng, Taliabu Timur Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu.  

Dalam kampanye itu, MS mengajak warga untuk memilih pemimpin yang takut kepada tuhan, karena pemimpin yang tidak takut terhadap tuhan, maka segala yang menjadi milik rakyatnya akan dirampas habis-habisan. 

"Kamorang pilih orang usahakan pemimpin yang takut tuhan, kalau pemimpin tidak takut tuhan, maka jangan pernah berharap kamorang pung hak akan kamorang dapa, karena yang ada itu kamorang pung kintal rumah mai dorang pung kintal, kamong pung kabong mai jadi tambang baru tuduh orang mau jual hutan Taliabu astagafirullah,” ucap Ade ucu di tengah ratusan masa dan simpatisan saat kampanye di Desa Loseng, Rabu (14/10/2020) kemarin.

MS juga menepis soal tuduhan dirinya masuk keluar hutan Taliabu membabat habis pohon di hutan Taliabu. “ Itu bukan saya, silahkan dicek tempat penampungan kayu di beberapa desa di wilayah Pulau Taliabu,” sambung Ade Ucu.

“ Beta kase tau, mau bacarita tentang hutan Taliabu, selama ini yang masuk keluar hutan Taliabu dan potong kayu-kayu itu Ade Ucu ka sapa? Katong mau absen lopong kah. Lopong di air Nayo, Loseng, Buambono, Bahu, Natang Kuning, Jorjoga, Air Kalimat itu siapa, Ade Ucu pung lopong ka siapa pung lopong".Jadi jang bacerita bafoya sudah,” sindir  Muhaimin Syarif.

Lanjut Ade Ucu semua sudah tahu, kenapa hari ini dirinya dituding menjual hutan Taliabu. Jika kalau  dirinya diduga menjual hutan di pulau Taliabu. Justru Ade Ucu, balik bertanya yang tanda-tangan izin tambang ratusan IUP itu siapa dan yang jual taliabu itu siapa.

"Kamong pung kabong juga so bukang jadi kamong pung kabong di dalam izin ini, saya kase tau pa kamorang. 96 izin di Taliabu ini sudah tidak ada lagi ruang-ruang perkebunan rakyat di Negeri ini, bagaimana kalau kamong bilang kalau saya yang jual hutan, siapa pung tandatangan ini. Kalau kamong pikir warga Taliabu adalah kamong pung keluarga kenapa dong pung lokasi kabong kamong pasang dengan peta tambang,”  beber Ade Ucu.

MS dalam orasinya politik menegaskan bahwa pihaknya berbicara di hadapan pendukung dan simpatisannya adalah fakta yang didukung dengan data yang jelas. 

“ Saya bicara fakta, siapa yang tidak senang rekam pak Panwas dan sampaikan pada mereka, silahkan datang di saya dan kita duduk diskusi siapa yang sebenarnya tandatangan barang ini. Hei sudah abis ini, kalau katong tara cepat, maka selesai katorang,” tandas MS sembari menambahkan itu yang saya maksudkan satu fakta pertama.

“  Jadi kalau mau bacarita tarabae maka kamorang yang telanjangi sandiri karena katorang lahir satu rahim di negeri,” cecarnya.

Ade Ucu menyebut kalau dirinya dibilang penipu yang mengajari gurunya siapa, yang kampanye pendidikan gratis, listrik gratis dan kesehatan gratis siap yang memerintah untuk mengkampanyekan semu itu. 

“ Jadi jangan bacarita sudah lah, lebih baik kamong menyerah sudahlah, karena kalau kamong bapaksa bercerita busu akan kamong tambah talanjang, saya kase tau. mau bilang Ade Ucu tukang bafoya kong yang ajar Ade Ucu bafoya itu sapa,” katanya 

Kendatipun demikian, ade ucu mengakui kalau dirinya pernah berada dijalan yang tidak benar, namun karena pihaknya takut mati dan dosa sehingga ia memilih untuk kembali ke jalan yang benar. 

“ Ade Ucu memang benar pernah bafoya di jaman itu, karena Ade Ucu takut mati dan berdosa, maka Ade Ucu kembali ke jalan yang benar ini,”  Akunya.

Masih Ade Ucu, “ Jadi saya kase tau di kamorang lebih bae, bicara bae-bae, katorang bertanding sehat saja, pa panwas kalau sehari dua mereka datang sampaikan katorang bertading yang sehat saja, dan sampaikan program, apa rencana anda lima tahun akan datang,” tutupnya. (Ari/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini