Dinas Pendidikan Taliabu 'Cuekin' Program KMP Unkhair Ternate

Editor: Admin author photo
Program KMP Tahun 2020 di SDN Langkuba Taliabu

TALIABU - Peserta Kampus Mengajar Perintis atau KMP  Universitas Khairun Ternate  yang ditugaskan di Sekolah Dasar Negeri (SDN)Langkuba, kecamatan Taliabu Barat, kabupaten Pulau Taliabu  kecewa lantaran minimnya kepedulian Dinas Pendidikan setempat terhadap kegiatan KMP.

Pasalnya,  Dinas Pendidikan Pulau Taliabu tidak pernah mengunjungi serta berkomunikasi dengan pihak KMP tersebut hingga memasuki 7 Minggu bertugas . Padahal sekolah tempat para peserta ini mengabdi berada dibawa naungan Dinas Pendidikan.

"Dalam kegiatan KMP ini tujuan kami di utus oleh Kemendikbud untuk membantu para guru disekolah di masa pandemik. Kami juga tidak menuntut bahwa dari Dinas Pendidikan harus berkunjung setiap harinya, tapi disini kami juga ingin menjalin komunikasi yang baik, berbicara tentang pendidikan SDN Langkuba soal apa saja yang perlu di perbaiki," ujar Koordinator KMP Nofianti Maruanaya, di Taliabu Senin 23 November 2020.

Novianti mengemukakan, sebelumnya pihaknya telah berkonsultasi hal ini,  ke pihak Dinas Pendidikan Taliabu, namun hal itu tidak  efektif padahal tujuannya mewujudkan kemerdekaan pada siswa dan siswa di sekolah tersebut.

"Hal itu tidak cukup untuk mewujudkan kemerdekaan pendidikan dasar pada siswa-siswi di SDN Langkuba, Kecamatan Taliabu Barat, tanpa dibarengi komunikasi yang maksimal," katanya.

Atas kondisi itu, Nofianti berharap adanya kerja sama yang baik antara Dinas Pendidikan dan KMP dalam memajukan Pendidikan di Taliabu, khususnya di SDN Langkuba, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu.

"Kami berharapan kerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk memajukan pendidikan di Pulau Taliabu, dan kami inginkan agar pihak Dinas Pendidikan Taliabu dapat mengunjungi kami (KMP) di SDN Langkuba untuk menyaksikan proses pembelajaran yang kami lakukan, agar bisa ada sentuhan hati, bahwa mereka (siswa-siswi) juga sangat membutuhkan sentuhan dari Dinas Pendidikan Pulau Taliabu," pintanya.

Sekedar diketahui program Kampus Mengajar Perintis ini adalah Program yang dihadirkan oleh Menteri Pendidikan Nadiem Makarim melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang melibatkan mahasiswa di seluruh Indonesia. Ini merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Program ini mulai pada tanggal 12 Oktober 2020 sampai 18 Desember 2020 dengan tujuan membantu para guru dalam mengajarkan siswa-siswi di setiap sekolah yang ditetapkan pada masa pandemik Covid-19 ini. (Ari/red)


Share:
Komentar

Berita Terkini