Gunakan Sabu, Oknum Polisi dan Kontraktor di Ternate Ditangkap BNNP

Editor: Admin author photo
Kepala BNN Provinsi Malut, Roy Siahaan, ketika menyampaikan siaran pers di Kantor BNNP Malut di Ternate terkait penangkapan tiga pelaku penyalahgunaan narkoba

TERNATE-Badan Narkotika Nasional atau BNN Provinsi Maluku Utara kembali menangkap 3 orang tersangka penyalagunaan Narkotika di wilayah kota Ternate.

Dari tiga tersangka itu, satu diantaranya merupakan oknum Anggota Polri  berinisal MRK berpakat Aipda berusia 42 tahun dan AK (52) seorang Kontraktor serta MA (29) karyawan Dealer NSS Ternate.

Kepala BNN Provinsi Maluku Utara, Roy Hardi Siahaan menegatakan, penangkapan tersangka, MRK dan AK itu, pada Selasa, 20 Oktober 2020 lalu oleh tim Dikjar BNN atas pengembangan kasus dari tersangka bernisial HA yang juga oknum anggota Polri berpangkat Bripka yang saat ini merupakan DPO lembaga tersebut.

Roy menyatakan, MRK (oknum polisi) itu, ditangakap di rumahnya di Kelurahan Mangga dua RT.02 RW.01 Ternate Selatan, pukul 15.30 WIT dengan barang bukti 1 bungkus plastik zipper Narkotika jenis sabu seberat 9,03 gram, 1 buah telepon genggam merk Oppo warna hitam, 1 pcs korek api gas dan 1 pcs alat hisap sabu.

"Sedangkan AK di tangkap di rumah kontrakannya di Kelurahan Bastiong Karance, Ternate Selatan dengan barang bukti yang diamankan satu buah plastik ziper kecil seberat 2.86 gram yang diduga Narkotika jenis Sabu atau metamfetamin unit telepon gengam merk Samsung warna hitam," ujar Roy saat konferensi pers di Kantor BNNP Malut di Ternate, Senin 23 November 2020.

Kepada tersangka MRK dan AK diduga memiliki, menyimpan, menguasai Narkotika Jenis Sabu itu, dikenai Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 114 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan hukuman penjara paling singkat 5  tahun dan paling lama 20 tahun.

Sementara itu, lanjut Roy, tersangka ketiga berinisial MA ditangkap dijalan Mononutu, Kelurahan Kalumpang Ternate Tenga pada Kamis 22 Oktober 2020 sekitar pukul 13.30 waktu setempat. 

"Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan barang buktu, 1 bungkus paket narkoba jenis ganja kering dengan berat 3 kilo gran dan 2 pastik sabu dengan berat 2,19 gram seta 1 buah hp samsung duos warna hitam, 1 celana pendek warna abu-abu, 1 crup top bunga-bunga, 1 celana pendek warna hitam dan 1 kos warna hitam," katanya.

Roy menceritakan, kronologis penangkapan tersangka itu, bermula dari informasi bahwa MA mendapatkan pesan singkat atau sms dari salah seorang bernama Bolang yang meminta, tersangka mengambil resi pengiriman di JNE Ternate. Atas informasi tersebut Dikjar BNNP Malut langsung melakukan penangkapan setelah keluar dari kantor JNE.

"Setelah dilakukan penyidikan, menurut tersangka, Bolang adalah salah satu warga binaan di Lapas Kelas II A Ternate, namun setelah dilakukan klarifikasi ke pihak Lapas oleh penyidik BNNP Malut, tak ada warga binaan yang bernama Bolang," sambungnya.

Atas tindakan itu, tersangka yang diduga memiliki, menyimpan, menguasai Narkotika Jenis Sabu dikenai Pasal 111 ayat (1), Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) Undang -undang Nomor 35 Tahun 20. (Tim/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini